Virus Corona di Indramayu

UPDATE Data Covid-19 di Indramayu 24 April 2020, PDP Corona yang Meninggal Jadi 23 Orang

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang meninggal dunia kembali bertambah 2 menjadi 23 orang, Jumat (24/4/2020).

(EPA via AlJazeera)
Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan, China. Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang meninggal dunia kembali bertambah 2 menjadi 23 orang, Jumat (24/4/2020).

//

Hal tersebut terlihat dalam bagan update data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu per tanggal 24 April 2020 yang diterima Tribuncirebon.com.

Padahal jumlah PDP yang meninggal pada hari kemarin atau Kamis (23/4/2020) masih berjumlah 21 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, PDP yang meninggal dunia tersebut salah satunya adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan rapid test.

Pasien tersebut adalah laki-laki berusia (75) warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

"Kemudian satu lagi perempuan (32) warga Kecamatan Arahan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat dihubungi melalui sambungan seluler,  Jumat (24/4/2020).

Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien pada Kamis (23/4/2020) sekitar pukul 01.00 WIB masuk RSUD Indramayu.

Kondisi pasien saar itu sudah parah, ia mengalami demam dan sesak napas.

"Pasien juga punya riwayat gastritis atau penyakit lambung meradang (membengkak) sehingga mengakibatkannya meninggal dunia," ujar dia.

Deden Bonni Koswara menjelaskan, dari semua PDP Covid-19 yang meninggal dunia semuanya memiliki comorbid atau penyakit penyerta.

"Untuk itu dimohon masyarakat untuk terus waspada dan menjaga kesehatan dengan baik, lakukan anjuran pemerintah untuk social/physical distancing dengan disiplin, memakai masker dan cuci tangan pakai sabun," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved