Pasien Corona di Indramayu Meninggal

Lansia, Pasien Positif Corona Asal Indramayu Meninggal, Punya Riwayat Diabetes

Pasien Covid-19 berdasarkan rapid test berinisial K (75) warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu meninggal dunia.

Institut Kesehatan Nasional / AFP
Gambar ini diperoleh 12 Maret 2020, milik National Institutes of Health (NIH) / NIAD-RML menunjukkan gambar mikroskop elektron transmisi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS, karena partikel virus (benda bulat emas) muncul dari permukaan sel yang dikultur di lab, paku di tepi luar partikel virus memberi coronavirus nama mereka, seperti mahkota. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pasien Covid-19 berdasarkan rapid test berinisial K (75) warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu meninggal dunia.

//

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat dihubungi Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Jumat (24/4/2020).

Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien meninggal pada hari kemarin atau Kamis (23/4/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Pasien juga memiliki penyakit pengorbit, yaitu Sindrom Geriatri dan Diabetes Mellitus (DM)," ujar dia.

Sindrom Geriatri sendiri adalah serangkaian kondisi klinis pada orang berusia lanjut (lansia) yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup, kecacatan, bahkan risiko kematian. 

INI Jadwal Buka Puasa 1 Ramadhan 1441 H untuk Wilayah Kuningan, Cek Juga Jadwal Imsak untuk Sebulan

Sedangkan Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas memproduksi jumlah hormon insulin secara memadai sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. 

Meski sudah meningga dunia, namun hingga saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu masih belum bisa menentukan status positif tidaknya pasien terpapar virus corona.

Untuk menentukan status tersebut mesti menunggu keluarnya hasil tes swab tenggorokan pasien.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasien dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan rapid test yang dilakukan pada tanggal 18 April 2020 lalu.

Pasien tersebut dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Indramayu dan akhirnya meninggal dunia pada hari kemarin dan langsung dimakamkan sesuai dengan protap pemakaman pasien terkonfirmasi Covid-19.

"Hasil swabnya sampai sekarang belum keluar," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved