Breaking News:

PAM Kuningan

PAM Kuningan Gratiskan Iuran Rekening Air Untuk 575 Rumah Ibadah Selama Bulan Ramadhan

sebanyak 3.102 pelanggan dengan tipe rumah A, juga mendapat keringanan dalam membayar rekening air selama tiga bulan ke depan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Ahmad Ripai - Tribun Cirebon
Direktur Utama PAM Kuningan Deni Erlanda saat sedang memperlihatkan video mata air yang keruh akibat belukar sisa kebakaran hutan lalu 

Laporan Kontibutor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Menghadapi pelaksanaan ibadah puasa tahun 1441 Hijriyah, Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Kamuning Kuningan mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan iuran pembayaran rekening air selama sebulan penuh.

"Betul untuk masjid dan musola selama bulan puasa tidak usah bayar rekening air," kata Dirut PAM Kuningan H Deni Erlanda, saat ditemui di ruang kerjanya, seusai  rapat koordinasi di halaman belakang kantor, Rabu (22/04/2020) .

Menurut Deni, untuk jumlah rumah ibadah mendapat program gratis selama sebulan itu sebanyak 575 yang tersebar di daerah.

"Keringanan itu diberikan di masa pandemi covid19, untuk meringkan beban pengurus DKM atau musola," kata Deni.

Selain rumah ibadah, kata Deni, ada sebanyak 3.102 pelanggan dengan tipe rumah A, juga mendapat keringanan dalam membayar rekening air selama tiga bulan ke depan.

"Bentuk keringanan diberikan hingga 50 persen dari setiap pembayaran di bulan biasanya. Pemberlakuan ini mulai bulan sekarang yang dibayar bulan Mei mendatang. Jadi selama tiga bulan ke depan, bayar rekening air hanya setengahnya," kata Deni.

Di masa pandemi covid-19 sekarang, kata Deni, manajamen melaksanakan kinerja sesuai dengan protokol covid19.

INI Kunci Jawaban Soal SD/SMP/SMA Belajar Dari Rumah di TVRI Senin 20 April 2020, Cek di Sini

Dua Kiai Asal Garut dan Subang Diusulkan Pemprov Jabar Jadi Pahlawan Nasional, Ini Alasannya

Ramalan Zodiak, 22 April 2020, Gemini Kehilangan Konsentrasi, Cancer Banyak Duit Cadangan

"Setiap konsumen atau tamu masuk kita lakukan pengawasan melalui cek suhu tubuh dan penyemprotan cairan disinfektan, juga menjaga untuk tidak melakukan kerumunan," kata Deni. 

Kebijakan yang berdasar intruksi bupati ini diberikan kepada pelanggan yang terkena dampak Pandemi Covid 19.

"Sementara bantuan wastafel portabel sudah tersebar di tempat umum dan lembaga pemerintah sebagai pelayanan umum. Kemudian untuk penyemprotan tentu terus kami laksanakan," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved