Warga Indramayu Positif Corona
Pemkab Indramayu Minta Warga Tak Panik dan Tetap Waspada Sikapi Adanya Pasien Positif Virus Corona
Pemkab Indramayu minta masyarakat tidak panik dan tetap waspada menyikapi adanya pasien positif Covid-19 di Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada menyikapi adanya satu orang warga Indramayu yang positif Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien positif Covid-19 itu merupakan laki-laki berusia 23 tahun.
"Kami imbau kepada seluruh masyarakat Indramayu untuk tidak panik dan tetap waspada," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (8/4/2020).
Deden Bonni Koswara mengatakan, penanganan terbaik untuk pencegahan Covid-19 yakni dengan melakukan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), istirahat cukup, dan makan makanan gizi seimbang.
Kemudian melakukan social dan physical distancing secara disiplin.
Masyarakat diminta untuk menghindari kerumunan massa dan jangan pergi ke mana-mana selama tidak perlu terutama ke zona merah atau transmisi lokal.
"Dan yang sangat penting saat ini memakai masker jika bepergian untuk menahan penularan dari orang dengan karier (pembawa)," ujar dia.
• Malam Ini Nisfu Syaban, Inilah Bacaan Niat dan Tata Cara Shalat Malam Nifsu Syaban, Arab dan Latin
• Niat Salat Sunnah Malam Nisfu Syaban, Rabu 8 April 2020, Yuk Simak Bacaan & Waktu Pelaksanaannya
• Download Lagu Aisyah Istri Rasulullah Cover Syakir Daulay, Sabyan, Anisa Rahman, Unduh di Sini
Selain mengonfirmasi pasien positif Covid-19, pada kesempatan itu Deden Bonni Koswara juga menyampaikan, hingga saat ini tercatat sudah ada sebanyak 368 orang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Dengan rincian, Pekerja Migran Indonesia sebanyak 111 orang (30,16 persen) dan lokal 257 orang (69,84 persen).
Sedangkan, Pasien Dalam Pengawasan mencapai 27 orang, dengan rincian Pekerja Migran Indonesia 3 pasien ( 11,11 persen) dan lokal 24 pasien (88,89 persen).
"Pertambahan ODP per hari ini sebanyak 6 orang, dan pertambahan PDP nihil. Sedangkan kematian sudah 8 pasien dengan rincian 5 orang laki-laki, dan 3 orang perempuan," ujar Deden Bonni Koswara.
Berita Terkait