Breaking News:

Longsor Menimbun Jalan Desa di Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, Ratusan KK di Dua Desa Terisolasi

Panjang jalan yang tertutupi material longsoran mencapai 50 meter dengan ketinggian sekitar lima meter.

Editor: Machmud Mubarok
(Tribun Jabar/Firman Suryaman)
Dua desa di Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya terisolasi menyusul musibah longsor di Kampung Sidaleuwi, Desa Puteran, Rabu (8/4) subuh. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Dua desa di Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya terisolasi menyusul musibah longsor di Kampung Sidaleuwi, Desa Puteran, Rabu (8/4) subuh.

Material longsoran dari sebuah bukit setinggi 20 meter menimbun jalan desa menuju kedua desa itu, yakni Desa Puteran dan Guranteng. Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan maupun warga yang melintas.

Kepala Desa Guranteng, Dahlan Iswandani, di lokasi, menuturkan, longsor terjadi sekitar pukul 04.30. Panjang jalan yang tertutupi material longsoran mencapai 50 meter dengan ketinggian sekitar lima meter. Material longsoran juga menimbun sawah di bawah jalan.

"Saat ini kami belum bisa bertindak apa-apa karena kondisi tanah di lokasi kejadian belum stabil. Apalagi hingga petang ini sesekali masih turun hujan," kata Dahlan.

Ia mengungkapkan, akibat musibah itu seluruh warga Desa Guranteng yang jumlahnya ratusan KK terisolasi. Selain itu, sekitar 33 KK warga Desa Puteran juga terisolasi.

"Kami masih menunggu kondisi tanah di lokasi stabil. Nanti akan bergotong-royong menyingkirkan material longsoran. Sementara ini minimal bisa dilalui dulu pejalan kaki serta sepeda motor," kata Dahlan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Irwan, yang juga ada di lokasi, mengatakan, musibah tersebut lebih ke pergerakan tanah. Karena kemiringan bukit tertolong landai.

Download Lagu Aisyah Istri Rasulullah Cover Syakir Daulay, Sabyan, Anisa Rahman, Unduh di Sini

Sekitar 12 Ribu Perantau Asal Cirebon Pulang Kampung, Kini Mereka Semua Berstatus ODR

Perlakuan Pemerintah Korsel Kepada Warga Asing Selama Pandemi, Tinggal Lapor, Dapat Satu Dus Sembako

"Tanah tebing itu bergerak dan merosot ke bawah. Untung saja tidak ada yang melintas. Namun di bawah ada saung yang tertimbun," ujar Irwan.

Pihaknya, tambah Irwan, akan mengupayakan mendatangkan alat berat agar proses penyingkiran material longsoran lebih cepat. Pasalnya, ratusan KK terisolaso akibat mencana tersebut. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved