Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Masker Kain Bisa Cegah Penularan Covid-19, Begini Aturan Pasang dan Bukanya, Perhatikan Hal Ini

Semua masyarakat Jawa Barat wajib menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah atau area publik.

Sumber foto: Nur Fajriani R
ILUSTRASI: Toko Alat Kesehatan CV Intraco yang terletak di Jl Gunung Latimojong No 138 Makassar masih memiliki persedian masker N95 dan kain. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewajibkan masyarakat mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah maupun area publik. Tujuannya untuk menekan risiko terpapar severe acute respiratory syndrome virus (SARS-CoV-2), virus penyebab Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani, menyatakan masker kain bisa menjadi alternatif bagi masyarakat karena masker berstandar medis diutamakan untuk para tenaga kesehatan. Penggunaan masker kain yang tepat dapat mengurangi risiko penularan Covid-19.

"Semua masyarakat Jawa Barat wajib menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah atau area publik. Masyarakat bisa menjadikan masker kain sebagai alternatif sesuai imbauan pemerintah pusat.," kata Berli Hamdani di Bandung, Selasa (7/4).

 Dua Penyebab Ini yang Membuat PDP Covid-19 Kelima di Indramayu Meninggal Dunia

 Duh, Wabah Corona Membuat Sumbangan ke Panti Turun hingga 80 Persen

Masyarakat diminta mengenakan masker kain dengan benar dan tertutup. Berli menyarankan kepada masyarakat untuk memilih masker kain yang sesuai dengan ukuran wajah, sehingga dapat menutup mulut, hidung, dan dagu.

"Kemampuan masker kain menyaring partikel kecil masuk ke dalam hidung memang tidak sebaik masker bedah ataupun masker N95. Oleh karena itu, masyarakat harus memilih masker kain yang bisa menutupi mulut, hidung, dan dagu dengan baik," katanya.

Efektivitas filtrasi masker kain sekitar 10 hingga 60 persen. Sementara efektivitas filtrasi masker bedah berada di antara 30 hingga 95 persen. Sedangkan N95 atau ekuivalen memiliki efektivitas filtrasi di atas 95 persen.

Masyarakat dalam kondisi sehat dapat menggunakan masker kain di tempat umum atau area publik dengan tetap menjaga jarak satu setengah hingga dua meter sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain prinsip jaga jarak tetap diterapkan, penggunaan masker kain harus dibarengi dengan kebiasaan mencuci tangan. Saat memperbaiki posisi masker kain yang berubah atau longgar, masyarakat diimbau untuk cuci tangan sebelum maupun sesudahnya.

"Saat melepasnya juga harus hati-hati agar tangan tidak terkontaminasi cairan di masker. Segera ganti masker kain apabila rusak. Masker kain dicuci dengan air bersih dan sabun setelah dipakai. Penggunaan masker kain akan efektif ketika masyarakat tetap menjaga jarak, dan mempunyai kebiasaan mencuci tangan yang baik," kata Berli.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved