Virus Corona Mewabah

2.000 Pekerja Migran Indonesia Asal Indramayu Diperkirakan Pulang Kampung Sebelum Bulan Puasa

Sejauh ini, disampaikan Sri Wulaningsih sedikitnya ada sekitar 800-1.000 PMI yang pulang setiap bulannya.

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
ILUSTRASI MUDIK: Jalur Nagreg mulai dipadati pemudik sejak Rabu pagi (5/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu yang mudik ke kampung halaman menjelang puasa dan lebaran diperkirakan mencapai 2.000 orang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih kepada Tribuncirebon.com, Selasa (7/4/2020).

Sri Wulaningsih mengatakan, alasan PMI itu pulang karena menghindari pandemi Civid-19 di negara penempatan mereka bekerja, seperti di negara Taiwan, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Hong Kong.

"Dan juga ada yang kontrak kerjanya sudah habis," ujar dia.

Sejauh ini, disampaikan Sri Wulaningsih sedikitnya ada sekitar 800-1.000 PMI yang pulang setiap bulannya.

Mereka sebagian besar berasal dari Kecamatan Juntinyuat dan Kecamatan Sliyeg.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, pihaknya pun sudah melakukan upaya dengan pemeriksaan setibanya mereka di bandara. Hal ini sebagai syarat kepulangan PMI.

Di bandara pun barang bawaan PMI dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna meminimalisir kemungkinan terbawanya virus corona ke Kabupaten Indramayu.

Download Lagu Aisyah Istri Rasulullah MP3 Cover Syakir Daulay, Sabyan, Anisa Rahman, Unduh di Sini

Seorang Wanita Tewas di Bekasi Setelah Dibunuh Berondongnya, Ini Pengakuan Pelaku

Akibat Wabah Virus Corona, Orang Terkaya di Indonesia Ini Rugi Duit Triliunan Rupiah, Saham Anjlok

Selain itu, Disnaker Kabupaten Indramayu juga telah berkoordinasi dengan camat dan kepala desa untuk memantau setiap PMI yang pulang ke wilayahnya.

PMI yang baru pulang itu diwajibkan untuk dikarantina di rumah atau tidak boleh keluar dahulu selama 14 hari masa inkubasi.

"Untuk pencegahan pandemi Covid-19 Disnaker telah melakukan koordinasi dengan kecamatan dan desa agar PMI yang pulang dikarantina dirumah atau tidak boleh keluar dulu selama 14 hari," ujarnya. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved