Virus Corona di Indramayu

Pengusaha Sablon & Konfeksi di Indramayu Jual Kaus Kampanye Covid-19, Duitnya untuk Kegiatan Sosial

Para pelaku sablon dan konfeksi di Kabupaten Indramayu membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan, Senin (6/4/2020).

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Para pelaku sablon dan konfeksi di Kabupaten Indramayu saat membagikan masker kepada setiap penguna jalan secara cuma-cuma di lampu merah Bunderan Kijang Indramayu, Senin (6/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahmam

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Para pelaku sablon dan konfeksi di Kabupaten Indramayu membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan, Senin (6/4/2020).

//

Koordinator aksi pembagian masker, Imam Arif Wibowo (38) mengatakan, masker-masker yang dibagikan itu merupakan masker buatan sendiri dengan menyisihkan uang hasil penjualan kaos.

Ada sebanyak 1.700 masker berbahan kain yang dibagikan pada kesempatan itu, mereka membagi-bagikan masker di dua lokasi berbeda, yakni pusat kota Indramayu dan Kecamatan Jatibarang.

"Kita produksi kaos covid-19, hasil penjualan ini sebagian untuk produksi masker, masker itu lalu dibagikan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Imam Arif Wibowo menjelaskan, inisiatif membuat kaos tersebut atas dasar mengerakan masyarakat agar lebih peduli dengan kesehatan.

Kaos tersebut merupakan kaos yang bertuliskan kampanye agar masyarakat senantiasa menerapkan prilaku bersih dan sehat.

"Harga kaosnya Rp 60 ribu, keuntungannya yang 20 ribu dibuat untuk modal produksi masker," ujar dia.

Dirinya menyampaikan, meski sejauh ini tidak ada kerabat maupun saudara yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasa (PDP) Covid-19.

Namun, para pelaku sablon dan konfeksi itu berkeinginan untuk turut berkontribusi agar angka penyebaran virus corona bisa terus ditekan.

"Apa sih yang bisa kita perbuat, karena kita bukan aparat atau tokoh publik yang bisa mengimbau atau mengajak, kalau kita mengajak juga tidak mungkin di dengarkan," ujar dia.

"Jadi yang kita perbuat, yaitu dengan menjual kaos dan bagi-bagi masker," lanjut Imam Arif Wibowo.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved