Pembunuhan Sadis

Fakta Baru Pemerkosaan & Pembunuhan Sadis Siswi SMP di Sumsel, Pelaku Ternyata Bukan Pembina Pramuka

Hal ini berdasarkan konfirmasi dari Kepala SMP Negeri 10 Ogan Komering Ulu selaku Kamabigus SMP Negeri 10 Ogan Komering Ulu.

Tribunnews.com
Ilustrasi Siswi SMP 

TRIBUNCIREBON.COM - Polisi mengungkap fakta baru terkait pemerkosaan dan pembunuhan sadis siswi SMP di  Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Tersangka pembunuhan seorang siswi SMP di Baturaja yaitu Aldi Sukma Wijaya ternyata bukan seorang pembina maupun instruktur pramuka di Kabupaten OKU.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten OKU Achmad Tarmizi menjelaskan, bahwa tersangka hanya pernah ikut bantu-bantu melatih namun bukan pelatih resmi.

Seorang Pembina Pramuka gugus depan / pangkalan harus terdaftar di Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Ogan Komering Ulu dan telah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, serta di SK-kan oleh kepala sekolah.

"Tersangka tidak pernah terdaftar," ungkapnya.

Selain itu, pada hari dan waktu kejadian tidak ada kegiatan pramuka yang dilaksanakan di gugus depan atau pangkalan SMP Negeri 10 Ogan Komering Ulu.

Hal ini berdasarkan konfirmasi dari Kepala SMP Negeri 10 Ogan Komering Ulu selaku Kamabigus SMP Negeri 10 Ogan Komering Ulu.

Kemudian sejak 19 Maret 2020 ada surat edaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ogan Komering Ulu nomor 020 /05.01-A/2020 tanggal perihal Penghentian Sementara Kegiatan Kepramukaan Yang Melibatkan Banyak Orang.

Siswi SMP Diperkosa & Dibunuh Secara Sadis oleh Oknum Pembina Pramuka, Ini Pengakuan & Kronologisnya

Pengakuan Tersangka

Warga Semidangaji, Kabupaten Ogan Komering (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) dibuat gempar oleh perbuatan Aldy Sukma Wijaya.

Halaman
123
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved