Virus Corona Mewabah

CURHAT Bos Hotel ke Kementerian Pariwisata, Ngaku Kesulitan Bayar Gaji Karyawan, Duit Terus Menipis

Perwakilan IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association) menggelar Video Conference dengan Kemenparekraf

(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Angela Tanoesoedibjo ditunjuk Jokowi jadi Wakil Menteri Pariwisata 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Perwakilan IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association) menggelar Video Conference dengan Kemenparekraf (Kementrian Pariwisita & Ekonomi Kreatif) Wishnutama, beberapa waktu lalu.

//

Selain Kemenparekraf, Perwakilan IHGMA juga mengajak Wamen Kemenparekraf, Angela Tanoesoedibjo.

Tujuan dari Video Conference ini untuk membahas situasi pariwisata, khususnya perhotelan, saat terjadi pandemik COVID19.

 Pengakuan Siswa SMA yang Mencuri Mobil Milik Mantan Kapolda Jabar, Bermodal XRide Jadinya Dapat CRV

Pada Video Conference tersebut, Ketua Umum IHGMA, Arya Pering Arimbawa, mengatakan, tentang berbagai kendala yang dialami oleh dunia perhotelan akibat dampak COVID19.

"Beberapa perhotelan di seluruh Indonesia saat ini mengalami penutupan operasional. Sehingga mengakibatkan hancurnya kondisi keuangan perusahaan untuk membayar kewajiban tetap, termasuk kewajiban cicilan ke perbankan dan pembayaran gaji karyawan," ujar Arya Pering dari rilis IHGMA yang diterima Tribun Jabar, Senin (6/4/2020).

Wakil Ketua IHGMA, Ramia Adnyana, menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan dukungan kepada perusahaan dalam bentuk Tax Holiday PPH21, 22, 25, Pb1, pajak reklame dan penundaan PBB.

"Kami juga berharap adanya penundaan pembayaran listrik dan air, hingga kondisi bisnis perhotelan normal kembali. Selanjutnya adalah penundaan pembayaran pinjaman bank dan bunga, memberikan kemudahan agunan atau refinance, serta memberikan bridging loan pinjaman jangka pendek untuk pembayaran gaji karyawan agar menghindari PHK," ungkap Ramia dalam rilis tersebut.

 Negara Sedang Susah, Gaji ke-13 dan THR PNS Dipotong atau Ditunda? Ini yang Lagi Dibahas Menkeu

Selain itu, pihak IHGMA turut menyampaikan dukungan mereka terhadap pemerintah dalam memerangi COVID19.

Dukungan itu di antaranya menyediakan ratusan hotel yang tersebar diseluruh Indonesia untuk dijadikan akomodasi bagi team medis dan taktis, serta mengakomodasi orang dalam pengawasan (ODP) dan team medis dengan memberikan harga dasar yang sangat terjangkau.

Alasan Akomodasi ini agar team medis maupun ODP tidak mengalami kesulitan dalam mengisolasi diri dari keluarga, serta lancar menjalankan tugas dan memutus rantai penyebaran COVID19 di Indonesia.

Menyikapi berbagai hal tersebut, Kemenparekraf beserta Wamen, bersedia menampung semua masukan yang diberikan oleh IHGMA. Selanjutnya akan di pelajari dan dipertimbangkan, serta didiskusikan kepada Kementerian terkait. (Fasko)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved