Covid-19 Masih Mewabah di Indonesia, Pemkab Majalengka Perpanjang Masa Penutupan Objek Wisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka melakukan beberapa langkah pencegahan. Salah satunya, memperpanjang masa penutupan seluruh objek wisata.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Obyek wisata Paralayang di Desa Sidamukti, Kecamatan/Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Masih meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka melakukan beberapa langkah pencegahan.

Salah satunya, memperpanjang masa penutupan seluruh objek wisata di Majalengka.

Plt Kepala Disparbud Majalengka, Toto Prihatno melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Dhany Eka Rahadian mengatakan, pihaknya resmi memperpanjang masa penutupan tempat wisata di wilayah kota angin akibat peningkatan penyebaran virus corona.

Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Cirebon Ingatkan Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Harus Tepat Sasaran

Penutupan diperpanjang hingga sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Tak hanya memperpanjang penutupan sejumlah tempat objek wisata saja. Melainkan kepada seluruh penggiat budaya dan ekonomi kreatif juga agar menunda kegiatan yang berpotensi mengumpulkan bayak orang selama pandemi Covid-19," ujar Dhany, Senin (6/4/2020).

Dirinya menyampaikan, penutupan objek wisata tersebut berdasarkan surat edaran Bupati Majalengka nomor 44311570/Disparbud tentang tindak lanjut pencegahan penyebaran virus corona di sektor pariwisata.

Lagi Viral Nih! Dalgona Coffee, Apa Itu Dalgona Coffee dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Dinkes KBB Pastikan 3 Bocah yang Diisolasi di RSUD Cililin Kondisinya Membaik

Dan juga, di sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Majalengka.

"Penutupan tempat wisata dan ekonomi kreatif, diperpanjang hingga sampai batas waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut. Selama proses penutupan berlangsung akan terus dilakukan pemantauan," ucapnya.

Lanjut Dhany, pihaknya juga telah melakukan pemasangan spanduk atau pamflet di seluruh pintu masuk lokasi wisata.

Sedangkan, untuk penggiat budaya dan ekonomi kreatif diarahkan semua kegiatan dilakukan secara digital dengan memanfaatkan media sosial.

Percakapan WhatsApp Yasonna Laoly & Najwa Shihab Soal Pembebasan Napi Koruptor: Suudzon Banget Sih

"Seluruh pengelola usaha pariwisata lainnya, seperti, hotel, restoran, hiburan, pool travel, pool bus pariwisata dan lainnya, diimbau untuk menerapkan standar kesehatan maksimum dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai kebijakan lembaga masing-masing," kata Dhany.

Dhany mengimbau, kepada seluruh masyarakat Majalengka agar tetap selalu menerapkan physical distancing dengan memprioritaskan kegiatan di rumah.

Dan, mengurangi kegiatan di tempat keramaian sehingga bisa melindungi diri sendiri dari wabah virus corona.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved