Breaking News:

Perjalanan KA Argo Cheribon Dibatalkan

Terapkan Physical Distancing, PT KAI Daop 3 Cirebon Batasi Jumlah Penumpang Kereta Api

Menurut Luqman, pembatasan kapasitas penumpang tersebut berlaku untuk kereta api jarak menengah dan jarak jauh.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Istimewa
Pengecekan suhu badan calon penumpang oleh tim medis PT KAI di Stasiun Cirebon, Minggu (15/3/2020). Foto istimewa 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon menerapkan kebijakan physical distancing di gerbong kereta api mulai 2 April 2020.

//

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, mengatakan, kebijakan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam kebijakan tersebut, jumlah penumpang yang naik kereta api dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Menurut Luqman, pembatasan kapasitas penumpang tersebut berlaku untuk kereta api jarak menengah dan jarak jauh.

"Mulai 2 April 2020 jumlah penumpang dibatasi hanya 50 persennya saja," kata Luqman Arif melalui pesan singkatnya, Sabtu (4/4/2020).

Misalnya, dalam satu rangkaian KA Argo Cheribon yang berkapasitas 570 tempat duduk, saat ini hanya membawa 285 penumpang.

Ia mengatakan, pembatasan penumpang itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bahkan, para penumpang juga menempati tempat duduk yang tidak berdekatan.

Mereka akan ditempatkan di tiap deretan kursi berbeda sehingga dapat saling menjaga jarak aman antarpenumpang.

"Diberlakukannya kebijakan ini membuat kapasitas angkut penumpang di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon berkurang 50 persen," ujar Luqman Arif.

Dalam kondisi normal kapasitas angkut kereta api di wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon mencapai 2366 penumpang perhari.

Namun, kali ini kapasitas angkut penumpang itu setiap harinya berkurang separuhnya menjadi 1183 orang.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved