Breaking News:

Kakek di Indramayu Tenggelam

Tim SAR Lakukan Rekayasa Pencarian Kakek Kamsiah yang Tenggelam di Sungai Cimanuk Indramayu

Kakek tersebut bernama Kamsiah warga Desa Beduyut Blok Laban Rt/ Rw 01/01 Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
ISTIMEWA
Tim SAR Gabungan saat mencari korban yang merupakan kakek-kakek berusia 72 tahun bernama Kamsiah yang terjatuh bersama sepeda motornya saat hendak menyebrangi Sungai Cimanuk di Desa/Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Kamis (2/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tim SAR Gabungan melakukan rekayasa pencarian dalam pencarian kakek berusia 72 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanuk Indramayu pada pencarian hari kedua, Jumat (3/4/2020).

Kakek tersebut bernama Kamsiah warga Desa Beduyut Blok Laban Rt/ Rw 01/01 Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.

Ia diketahui tercebur bersama sepeda motornya saat melintasi Sungai Cimanuk di Desa/Kecamatan Bangodua pada Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB kemarin.

Kepala Koordinator Basarnas Pos Cirebon, Imam Rosyadi mengatakan, tim yang terdiri dari 3 unit perahu karet dibagi menjadi dua dalam melakukan pencarian.

Dua perahu menyisir Sungai Cimanuk dari lokasi kejadian menuju Jaribarang dan satu perahu menyisir dari arah Bendung Bangkir menuju Jatibarang.

"Teman-teman dari Sat Polair sudah menyisir berlawanan arus dari Bendung Bangkir hingga Jatibarang, tapi korban belum juga ditemukan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Pantauan Tribuncirebon.com, saat ini Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Indramayu, Sat Polair Polres Indramayu, dan Tagana Indramayu mulai melakukan pencarian kembali.

Tiga unit perahu karet sekarang difokuskan menyisir Sungai Cimanuk dari Jatibarang menuju Bendung Bangkir di Kecamatan Lohbener.

Kepada Tim SAR Gabungan, Imam Rosyadi meminta agar tim menyisir tepian sungai dan mengawasi bilamana ada tanda-tanda keberadaan korban.

"Pandangan mata lebih dipertajam lagi, serta pandangan mata juga difokuskan ke arah tumpukan sampah atau benda-benda yang dicurigai adanya tanda-tanda korban," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved