Pria di Cianjur yang Bakar Rumah Orang Tuanya Diduga Emosinya Tak Stabil

Pria di Cianjur ini tega membakar rumah orangtuanya karena kesal tak kunjung diberi uang untuk beli motor,

Istimewa
Seorang anak membakar rumah orangtuanya di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Kondisi psikologis pria  yang membakar rumah ayahnya sendiri diduga sedang labil.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, H Saefuddin, Jumat (3/4/2020).

Cuaca Ekstrem Bakal Terjadi Besok Sabtu 4 April, Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir Landa Jabar

"Latar belakang pendidikan juga tak ada, ia putus sekolah dan langsung ikut bekerja menjadi buruh," ujar Saefuddin.

Ia mendengar dari warga bahwa kekesalan sang pria tersebut dipicu oleh keinginan mendapat uang untuk membeli motor.

"Ia saya mendengar seperti itu, tapi kalau melihat latar belakang pendidikan dan emosi yang tak stabil bisa juga," katanya.

Buntut Virus Corona, Gelaran Audisi Nasib Voice of Ramadan Dibatalkan, Kapan Tayang Kembali?

Ia mengatakan, sempat menjemput sang pria untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

Hal itu dilakukan agar tak mengganggu kondusivitas warga kampung lainnya pasca peristiwa kebakaran.

"Saya bersama pihak kepolisian sudah menjemput yang bersangkutan, agar tidak menimbulkan kepanikan kepada warga lainnya," katanya.(fam)

Bakar rumah

Entah apa yang merasuki pikiran seorang pria di Cianjur ini, hingga tega membakar rumah orangtuanya sendiri yang telah tulus mencintainya sejak kecil.

Halaman
12
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved