Virus Corona di Majalengka
Pemkab Majalengka Dirikan Posko Terpadu di Seluruh Perbatasan, Kehadiran Seluruh Pemudik Didata
Para pendatang yang tiba di wilayahnya masing-masing akan diperiksa di posko tersebut dan berkoordinasi dengan puskesmas setempat.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mendirikan beberapa posko terpadu di seluruh perbatasan Majalengka.
Adapun hal itu, guna mengantisipasi kedatangan para pemudik dari luar daerah dan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Diketahui, Kabupaten Majalengka sendiri diapit oleh beberapa kabupaten, seperti Kabupaten Cirebon, Indramayu, Sumedang, Ciamis, dan Kuningan.
Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, pembentukan posko terpadu itu untuk menghadapi kehadiran para pemudik baik dari dalam maupun luar negeri.
Hal itu juga, sekaligus membatasi ruang gerak penyebaran Covid-19.
"Di posko tersebut, seluruh penumpang akan diperiksa dan didata. Mereka juga akan disemprot disinfektan dan diperiksa suhu tubuh oleh petugas. Hal tersebut, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan penularan virus Corona," ujar Karna, Jumat (3/4/2020).
Selain itu, lanjut Bupati fungsi lain posko tersebut, yakni menjaring mobilitas orang yang keluar masuk dari berbagai arah batas kabupaten.
Adapun, di posko tersebut terdapat protokol kesehatan Covid-19.
"Setiap penumpang juga akan diberikan penyuluhan dan diminta isolasi di rumahnya masing masing selama 14 hari," ucapnya.
Karna menjelaskan, pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh Camat dan Kepala Desa/Lurah hingga tingkat RT/RW untuk membuat posko.
Para pendatang yang tiba di wilayahnya masing-masing akan diperiksa di posko tersebut dan berkoordinasi dengan puskesmas setempat.
"Bagi yang terindikasi Covid-19 akan dirujuk ke puskesmas, diperiksa guna menentukan yang bersangkutan masuk kategori PDP atau tidak. Jika iya, maka yang bersangkutan dirujuk ke RSUD," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan tersebut.
Bupati menambahkan, langkah-langkah terpadu dan pentingnya sinergi berbagai pihak untuk keselamatan bersama dinilai sangat penting.
Mengingat, akhir-akhir ini mulai banyak warga yang berdatangan ke Majalengka dari luar daerah.
"kami meminta warga Kabupaten Majalengka yang berada di luar daerah atau di luar negeri untuk tidak mudik ke Kabupaten Majalengka terlebih dahulu sampai keadaan dinyatakan aman dari Covid-19," jelas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/posko-yang-didirikan-polres-majalengka-di-depan-yogya-grand-majalengka.jpg)