Virus Corona di Indramayu

Pulang dari Indramayu, 5 Santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jadi ODP, 445 Berstatus OTG

Sebanyak 450 Santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang pulang ke Kabupaten Indramayu diminta melakukan self isolated atau isolasi mandiri di. . .

handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Para santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri saat menjalani tahap screening di Rumah Sakit H Mursyid Syafiuddin (RSMS) di Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 450 Santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang pulang ke Kabupaten Indramayu diminta melakukan self isolated atau isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.

//

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Kamis (2/4/2020).

Deden Bonni Koswara mengatakan, isolasi mandiri ini berlaku terhadap seluruh santri, baik yang masuk kriteria Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Untuk OTG, ODP, atau PDP ringan semuanya self Isolated selama 14 hari," ujar dia.

Imbauan itu pun sudah disampaikan kepada seluruh santri saat proses screening kemarin setibanya mereka di Kabupaten Indramayu.

Selama 14 hari itu pula petugas kesehatan akan memantau kondisi para santri.

Apabila selama di rumah ada gejala-gejala seperti demam, batuk, sesak napas, dan lain sebagainya para santri diminta segera melapor ke orang tuanya masing-masing dan jangan pergi ke luar rumah.

Orang tua selanjutnya mesti melaporkan kondisi anaknya itu ke puskesmas terdekat atau pemerintah terdekat untuk ditindaklanjuti.

Nantinya petugas kesehatan akan memeriksa langsung para santri di kediamannya masing-masing.

Sementara itu, Deden Bonni Koswara mengatakan, dari total 450 Santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang pulang, sebanyak 5 santri di antaranya ditetapkan sebagai ODP virus corona.

Sedangkan 445 santri lainnya masuk dalam kriteria OTG.

"Jadi kita ada checklist klasifikasi ODP, ada demamnya tidak atau riwayat demam, kemudian dia ada batuk, pilek, sesak napas tidak," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved