Virus Corona di Cirebon

Mulai Besok, Masjid di Kota Cirebon Diimbau Tidak Selenggarakan Dulu Salat Jumat

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, mengimbau masjid-masjid se-Kota Cirebon tidak melaksanakan salat Jumat

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, mengimbau masjid-masjid se-Kota Cirebon tidak melaksanakan salat Jumat mulai besok.

Pembatasan salat Jumat tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona di Kota Cirebon.

Azis memastikan langkah tersebut sudah dikoordinasikan dengan sejumlah pihak dan mendapat restu dari MUI Kota Cirebon.

"Keputusan ini sudah disepakati bersama sebelum disampaikan ke publik," kata Nasrudin Azis saat konferensi pers di Masjid Raya At-Taqwa, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Kamis (2/4/2020).

 Menengok Pembuatan Masker oleh Narapidana di Lapas Purwakarta, Turut Bantu Cegah Covid-19

Ia mengatakan, imbauan tersebut berlaku mulai besok hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Masyarakat Kota Cirebon dapat mengganti salat Jumat dengan melaksanakan salat Zuhur di rumahnya masing-masing.

Menurut dia, kebijakan tersebut didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 31 Maret 2020.

"Kami sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah harus menaati regulasi yang diterbitkan pemerintah pusat," ujar Nasrudin Azis.

 Ada Penolakan Sejumlah Warga, Rapid Test Batal Digelar di Stadion GBLA Bandung

Dalam Pasal 4 ayat (1) poin b PP tersebut menyebutkan pembatasan sosial berskala besar paling sedikit meliputi pembatasan kegiatan keagamaan.

Selain itu, di Pasal 5 ayat (1) disebutkan bahwa, dalam hal pembatasan sosial berskala besar telah ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan, pemerintah daerah wajib melaksanakan dan memperhatikan ketentuan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Maka kami mohon maklum dari semua pihak terkait hal ini, karena keadaan yang memaksa," kata Nasrudin Azis.

Ikuti Imbauan

Mulai besok, Masjid Raya At-Taqwa tidak menyelenggarakan salat Jumat untuk sementara waktu.
Ketua At-Taqwa Center, Ahmad Yani, mengatakan, keputusan tersebut ditetapkan berdasarkan imbauan Pemkot Cirebon.
"Kami dari Attaqwa Center siap menaati apa yang diatur oleh pemerintah," ujar Ahmad Yani saat konferensi pers di Masjid Raya At-Taqwa, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Kamis (2/4/2020).
Karenanya, pihaknya memaklumi dan memutuskan untuk tidak menyelenggarakan salat Jumat hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Ia mengatakan, para jemaah yang biasa menunaikan salat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa bisa menggantinya dengan melaksanakan salat Zuhur di rumah masing-masing.
Menurut dia, keputusan tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Udang.
"Sudah dimusyawarahkan dengan pihak terkait juga sehingga kami menaatinya," kata Ahmad Yani.
Ia mengakui Masjid Raya At-Taqwa masih menyelenggarakan salat Jumat selama dua pekan terakhir.
Selama kurun waktu tersebut At-Taqwa Center juga melaksanakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 sebelum salat Jumat dimulai.
Di antaranya, memeriksa suhu tubuh jemaah yang datang, menyemprot disinfektan ke seluruh areal masjid sebelum salat Jumat, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan serta lainnya.
"Kami juga sudah menggulung karpet masjid sejak pertengahan bulan lalu," ujar Ahmad Yani. (*)
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved