Breaking News:

Berlakukan Karantina Wilayah Parsial, Kades Linggasana Kuningan Batasi Kunjungan Bagi Warga Asing

Penerapan karantina wilayah parsial (KMP), Desa Linggasana Kuningan batasi kunjungan warga negara asing

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kades Linggasana kuningan Turun Langsung Periksa Pengunjung di Posko Pengawasan atau Portal Masuk Desa 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Penerapan karantina wilayah parsial (KMP) mendorong Kepala Desa Linggasana bersama perangkat dan relawan pencegahan penyebaran virus corona bekerja ekstra di wilayah perbatasan antar desa.

Terutama dalam melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang hendak melakukan kunjungan terhadap warga masyarakat setempat.

Inilah 4 Titik yang Diberlakukan Pembatasan Kegiatan di Indramayu, Catat Tempat dan Waktunya

"Kepada warga asing yang datang untuk berkunjung ke salah satu warga kami, tentu mendapat pengawalan dan pembatasan waktu. Lebih dari 10 menit kami sarankan untuk pulang," ungkap Kades setempat, Henny Rosalina kepada wartawan, Rabu (1/04/2020).

Langkah strategis dalam pengawasan, kata Henny, berdasar pada surat edaran pemerintah daerah tentang Karantina Wilayah Parsial (KMP).

Imbas Covid-19, Ketua DPRD Majalengka Sebut Tenaga Medis Keluhkan Langkanya APD

Cegah Virus Corona, Pelunasan Biaya Ibadah Haji Hanya Bisa Melalui Non Teller Sampai 21 April

"Kami buat portal sebagai posko pengecekan dan pemeriksaan terhadap warga dan pengunjung," ungkap kades 

Kemudian, masih kata Henny, untuk jalur alternatif di desanya, yang menghubungkan ke Desa Linggajati sudah ditutup total.

"Kami berlakukan hanya satu pintu, sebagai keluar masuk bagi warga dan pengunjung, "kata Henny Rosalina.

Di samping itu, usaha isolasi bagi warga urban yang kebetulan memiliki KTP desa setempat. Kades Perempuan dua periode ini menganjurkan kepada perantau datang itu melakukan isolasi mandiri.

Sering Alami Pusing Hebat? Waspada, Mungkin Anda Alami Vertigo, Ikuti Cara Ini Untuk Mengobatinya

"Selain kepada bersangkutan, anjuran isolasi mandiri juga kepada keluarga warga urban untuk mengawal anjuran isolasi selama 14 hari," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved