Breaking News:

Banjir Dayeuhkolot

VIDEO - Di Tengah Pandemi Corona, Banjr Terjang Dayeuhkolot, Warga Mengungsi Tapi Tetap Jaga Jarak

Malam tadi saat air menggenangi Dayeuhkolot kata Sudrajat, aliran listrik dimatikan sementara.

Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Banjir kembali merendam Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Selasa (31/3/2020) malam, ketinggian air mencapai hingga sekitar 270 sentimeter.

Dengan adanya banjir tersebut banyak warga yang mengungsi. Terdapat beberapa warga yang terjebak di rumahnya dan berhasil dievakuasi.

"Ketinggian air di Desa Dayeuhkolot terdalam 2,70 meter," ujar Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Sudrajat, di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (31/2/2020).

Sudrajat mengungkapkan, untuk evakuasi pengungsi sudah dilakukan oleh komunitas, khususnya komunitas Munding Dongkol yang ada di Dayeuhkolot dan bergabung dengan yang lainnya.

"Insya Allah tidak ada yang terlewat, semua sudah masuk ke karantina, bancam, atau tempat istirahat," kata Sudrajat.

Malam tadi saat air menggenangi Dayeuhkolot kata Sudrajat, aliran listrik dimatikan sementara.

"Sementara aliran listrik Desa Dayeuhkolot semua padam dan Desa Citereup ada 4 RW yang dipadamkan," ujarnya.

INILAH Doa Qunut Nazilah, MUI Imbau Umat Islam Baca Doa Itu, Agar Terhindar dari Musibah Covid-19

Doa Tolak Bala Tolak Wabah Mohon Pertolongan Allah SWT Lengkap dengan Huruf Latin dan Terjemahannya

Ibu-ibu di Sukabumi Mengamuk, Bank Keliling Tetap Menagih di Tengah Musibah Wabah Virus Corona

Disinggung bagaimana kondisi pengungsian di tengah adanya wabah virus korona, Sudrajat mengatakan, sudah disepakati di pengungsian harus ada jarak satu sama lainnya.

"Kita upayakan sebanyak apapun para pengungsi, supaya disekat ada jarak, diberdayakan sesuai ketentuan, minimal satu meter," tuturnya.

Menurut Sudrajat, sudah ada beberapa tempat yang bisa digunakan untuk pengungsi yang terdampak banjir.

"Jadi kalau lokasi seperti di PMI terlalu padat, diarahkan ke aula desa, jika itu sudah penuh juaga, akan komunikasikan kembali di sekolah yang dimanfaatkan (untuk pengungsian) atau di gereja," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved