Breaking News:

Karantina Wilayah Parsial di Kuningan

VIDEO - Bupati Kuningan Berlakukan Karantina Wilayah Parsial, Ada Jam Malam di Jalan Siliwangi

pemberlakuan karantina wilayah parsial (KWP), mendapat pengawalan dari petugas yang dibentuk di masing-masing kampung di kawasan perkotaan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

“Karena setiap posko itu ada portal yang pasti memiliki petugas. Nah, ketika orang tak kenal yang akan masuk kampung, otomatis mendapat pengawasan ekstra ketat,” ujar Abidin yang telah menutup usahanya, sejak ada himbauan pemerintah.

Dia menambahkan, pemberlakukan KWP disertai posko pengawasan, idelanya, mendapat perhatian pemerintah dalam penyediaan alat pelindung diri serta alat medis lainnya.

 Jenazah Pemuda dari Jakarta Terkatung-katung di Depan Puskesmas Tamansari, Petugas Khawatir Corona

 Siapkan Karantina Wilayah Parsial, Jalur Perkotaan di Kuningan Kembali Disemprot Cairan Disinfektan

“Seperti alat cek suhu tubuh dan tensi darah,” ujarnya.

Hal tersebut untuk petugas medis dalam berjaga di posko pengawasan masing–masing desa.

“Itu pasti ada. Contoh dengan kita melakukan inventaris warga yang memiliki basic pendidikan kesehatan, atau dengan cara kerjasama dengan bidang desa,” ungkapnya. 

Suara Aktivis Mahasiswa

aktivis mahasiswa Kuningan mendukung keluarnya  kebijakan pemerintah daerah Kuningan dalam memberlakukan Karantina Wilayah Parisal (KWP) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Menurut  Tri Lukman, mahasiswa Jurusan Sastra di STKIP Muhammadiyah Kuningan,  Karantina Wilayah Parsial  cukup efektif untuk menangani sebaran virus corona.

“Ini juga harus dibantu dari unsur-unsur terkecil seperti RT/RW dan aktivis Karang Taruna sampai pemerintahan desa untuk menjalankan langkah karantina wilayah parsial,” kata Tri Lukman, Selasa (31/03/2020).

 Syekh Puji Kembali Nikahi Bocah Berusia 7 Tahun, Ini Kata Komnas Perlindungan Anak

Mahasiswa tingkat III ini mengatakan, KWP juga salah satu langkah efektif dalam menangkal penyebaran virus corona di daerah. Pasalnya belum lama ini, warga urban yang pulang dari kota rantaunya, kini beraktivitas di kampung halaman.

“Artinya, kami tak tahu apakah warga urban itu terpapar atau tidak. Namun, dengan jaminan dan penerapan KWP ini merupakan langkah cermat memutus penyebaran covid-19,” ujarnya.

Lukman menambahkan, bentuk pengindahan terhadap surat edaran bupati dalam kawasan karantina wilayah parsial. Tentu akan dilakaukan di kampung Desa yang menjadi pusat kegiatan masyarakat warga urban.

 Sedang Joging Bawa Anjing, Andre Ditabrak Mobil, lalu Tewas, Pelaku Juga Jambak Rambut Istri Korban

“Saya kira untuk kawasan perkotaan kuningan, KWP akan berhasil dan mendapat pengawasan dari sejumlah petugas. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk tindakan ini akan kami lakukan sama di desa. Sebab sekarang ini, kampung desa di Kuningan menjadi pusat kegiatan masyarakat warga urban juga,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Lukman, untuk penetapan KWP di masing – masing lingkungan desa, bisa dilakukan dan mendapat pengawasan dari petugas medis.

“Seperti tenaga medis atau bidan desa, itu bisa menjadi pemandu dalam memberikan edukasi dan sosialiasi kepada relawan dan masyarakat pada umumnya,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved