Virus Corona di Garut

Satu Orang Positif Covid-19, Warga di 5 Kecamatan di Garut Dilarang Keluar Rumah, Pasar Juga Libur

. Rencananya penutupan dilakukan 2-4 April. Selama diliburkan, pasar akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

Xinhua Via SCMP
Ilustrasi Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus Corona. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Warga di lima kecamatan di Kabupaten Garut diwajibkan Pemkab Garut untuk tinggal di rumah setelah terkonfirmasi satu orang positif Covid-19. Pemkab juga akan meliburkan Pasar Wanaraja selama dua sampai tiga hari.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, lima kecamatan tersebut yakni Wanaraja, Karangpawitan, Pangatikan, Sucinaraja, dan Banyuresmi. Secara geografis, kelima kecamatan itu berdekatan dengan lokasi pasien positif yang diberi kode KC-1.

"Kita akan lebih ketat lagi terutama di lima kecamatan. Jangan dulu keluar rumah. Paling utama perhatikan pasar. Dari lima kecamatan hampir semuanya belanja ke pasar itu (Wanaraja). Khawatir (pasar) jadi tempat penularan," ucap Helmi, Selasa (31/3).

Pihaknya juga mengambil kebijakan untuk meliburkan Pasar Wanaraja. Rencananya penutupan dilakukan 2-4 April. Selama diliburkan, pasar akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

"Selama penyemprotan itu tak boleh terbuka. Takut kena makanan kan bahaya. Makanya ditutup untuk putus mata rantai penyebaran. Mohon masyarakat paham ini," katanya.

Helmi menyebut, pihaknya sudah melalukan pelacakan kepada orang yang kontak erat dengan KC-1. Hingga kini, ada enam lokasi yang pernah disinggahi KC-1. Pihaknya juga sudah melakukan rapid test kepada 28 orang yang sudah pernah kontak dengan KC-1.

"Hasilnya sudah keluar dan negatif. Tapi kami minta untuk isolasi diri di rumah selama 14 hari. Karena statusnya tetap ODP," ujarnya.

Syekh Puji Kembali Nikahi Bocah Berusia 7 Tahun, Ini Kata Komnas Perlindungan Anak

Sedang Joging Bawa Anjing, Andre Ditabrak Mobil, lalu Tewas, Pelaku Juga Jambak Rambut Istri Korban

Ibu-ibu di Sukabumi Mengamuk, Bank Keliling Tetap Menagih di Tengah Musibah Wabah Virus Corona

Positif

Pemkab Garut mengonfirmasi kasus pertama Covid-19 setelah hasil tes swab keluar dari laboratorium. Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) di ruang isolasi RSUD dr Slamet dinyatakan positif.

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved