Virus Corona di Kuningan
Dampak Wabah Virus Corona, Stok Darah di PMI Cabang Kuningan Minim, Stok Darah A dan B Kosong
pengalaman PMI saat membuka stand di sebuah kegiatan, biasa bisa mengumpulkan sedikitnya seratus labu darah berbagai golongan darah.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Wabah penyebaran virus corona sangat berdampak terhadap ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kuningan. Selasa, (31/03/2020). Pasalnya, larangan terhadap warga untuk membuat kerumunan menyebabkan aksi sosial donor darah pun berhenti.
Selain itu, donor yang biasa berbagi darah juga nyaris tidak ada.
“Sangat berdampak, saat Kuningan ini berubah status siaga dalam pencegahan penyebaran virus corona saat ini,” ungkap Ketua Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kuningan, dr. Deddy Kurnia, di sekretariat PMI Kuningan, di Jalan SIliwangi, Selasa (31/3/2020).
Saat ini kta Deddy ketersediaan darah di PMI sangat minim. “Tinggal beberapa labu saja,” ungkapnya.
Deddy menerangkan, berdasar pengalaman PMI saat membuka stand di sebuah kegiatan, biasa bisa mengumpulkan sedikitnya seratus labu darah berbagai golongan darah.
Saat ini, stok darah yang masih ada adalah golongan darah O dan AB. “Jumlahnya pun tidak banyak. Hanya 180 labu dan stok itu biasanya tidak bertahan untuk selama sepekan,” ujarnya.
Berbeda dengan darah golongan O dan AB, kata Deddy, stok darah golongan A dan B itu sudah tidak ada di brankas alias tempat khusus penyimpanan darah. “Iya, untuk darah A dan B memang kosong,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kekurangan stok darah, PMI akan melakukan langkah jemput bola. Di antaranya melalui broadcast melalui SMS kepada para donor untuk donor darah.
“Dalam kondisi saat ini, PMI hanya dapat menunggu datangnya para donor ke kantor PMI,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/donor-darah-di-pmi-kuningan.jpg)