Perantau Asal Majalengka Tes Corona

Banyak Perantau Balik Kampung, Kades Weragati Ingin Selamatkan Warganya Bukan Tak Mau Nurut Bupati

Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Majalengka.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ena (38), warga asal Desa Waringin, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka pemudik dari Bogor. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sebanyak 700 warga asal Kabupaten Majalengka kembali dari perantauan, Senin (30/3/2020).

Mereka tiba dengan menggunakan bus dan langsung diperiksa oleh tim medis Covid-19 di lapangan sepak bola Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

Namun, kedatangan para pemudik itu dinilai bertentangan dengan imbauan Bupati Majalengka, Karna Sobahi yang mengimbau agar masyarakat Kabupaten Majalengka tidak diperkenankan untuk kembali ke kampung halaman terlebih dahulu.

Teh Ena, Perantau Asal Majalengka Pulang Kampung, Dia Sangat Yakin Pulang Tak Membawa Virus Corona

ZODIAK CINTA Besok, Selasa 31 Maret 2020: Aries Dipenuhi Energi Positif, Libra Romantis Sama Kekasih

Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Majalengka.

Kepala Desa Weragati, Ade Dodi Mardianto mengatakan, pemerintah desa bukan tidak mendengar peritnah Bupati terkait imbauan untuk para pemudik agar tidak kembali ke Majalengka terlebih dahulu.

Namun, dirinya beranggapan sisi keamanan dan kenyamanan menjadi hal penting untuk para warganya.

"Kami dari pemerintah desa bukan berarti tidak mengindahkan imbauan Bupati, di satu sisi memang kami harus mengikuti imbauan Bupati, tapi di sisi lain pun kami harus mengamankan dan memberikan kenyamanan terhadap masyarakat Desa Weragati itu sendiri," ujar Dodi saat ditemui di lokasi, Senin (30/3/2020).

Gimana Work From Home Anda? Menyenangkan Atau Membosankan? Ini Tips Agar WFH Nyaman & Menyehatkan

Hati-hati Pakai Hand Sanitizer, Penggunaan Berlebihan Malah Menyebabkan Ini Pada Kulit

Ia menjelaskan, dirinya mendapatkan kabar, bahwa alasan warganya kembali ke kampung halaman, yakni sudah didatangi oleh pemerintah desa atau kelurahan setempat untuk dipersilakan pulang.

Pemerintah setempat di lokasi tinggalnya para warga Kabupaten Majalengka sudah tidak nyaman dengan keberadaan para pendatang di tengah mewabahnya Covid-19.

"Kebetulan belum ada blokade maka mereka berbondong-bondong pulang. Dan itu pun sebagian besar dari daerah zona merah, mereka itu sudah didatangi oleh pemerintahan desa atau kelurahan bahkan pemerintahan setempat untuk mempersilakan keluar sebelum adanya blokade," ucapnya.

Masih dijelaskan Dodi, ia pun prihatin dengan kondisi warganya yang telah disuruh pulang oleh aparat pemerintahan setempat.

Wander Luiz Positif Covid-199, Bomber Persib Bandung Itu Dapat Dukungan dari Klub Liga 1

Robert Alberts Larang Keras Para Pemain Persib Bandung Latihan di Fasilitas Umum

Dan, tak habis pikir jika di kampung halamannya sendiri tidak menerima kedatangan mereka.

"Ketika mereka sudah dipersilakan keluar di daerah di sana, kalau tidak diterima di desa kami maka akan kemana mereka, maka kami hanya sebatas melindungi masyarakat kami sendiri. Ingin menyelamatkan warga kami," kata Dodi.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved