Virus Corona di Cirebon

Rapid Test Covid-19 Diprioritaskan Bagi Tenaga Medis Puskesmas se-Kabupaten Cirebon

berdasarkan data sebaran ODP dan PDP Covid-19 di Kabupaten Cirebon ada 28 Puskesmas yang terkonfirmasi kontak langsung dengan ODP dan PDP tersebut.

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kedua kanan), saat meninjau pelaksanaan rapid test di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM CIREBON - Pemkab Cirebon memulai tes massal Covid-19 menggunakan rapid test dari Pemprov Jabar.

Namun, tidak semua masyarakat akan diikutsertakan dalam rapid test tersebut karena jumlahnya terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, rapid test yang diterima dari Pemprov Jabar totalnya ada 240 unit.

Menurut dia, untuk tahap awal orang yang menjalani rapid test tersebut ialah para petugas medis di Puskesmas se-Kabupaten Cirebon.

"Karena mereka sudah kontak langsung dengan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP)," kata Enny Suhaeni saat ditemui di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/3/2020).

Selain itu, para petugas medis menjadi skala prioritas karena mereka selalu bersentuhan langsung dengan para ODP Covid-19.

Tamu Undangan Kaget Polisi Datang, Acara Hajatan Pernikahan di Majalengka pun Langsung Dibubarkan

Di Tengah Wabah Corona, Gunung Merapi Sudah Meletus Tiga Kali, Kini Magma Mulai Naik ke Permukaan

Inilah Doa Tolak Bala, Mohon Pertolongan Allah SWT Agar Terhindar dari Musibah, Lengkap Terjemahan

Ia mengatakan, setiap harinya ada saja laporan yang diterima puskesmas sehingga jumlah ODP di Kabupaten Cirebon terus meningkat.

Para petugas medis yang menjalani rapid test itu terdiri dari survailance lapangan, perawat, hingga dokter Puskesmas.

Menurut dia, berdasarkan data sebaran ODP dan PDP Covid-19 di Kabupaten Cirebon ada 28 Puskesmas yang terkonfirmasi kontak langsung dengan ODP dan PDP tersebut.

"Setiap Puskesmasnya ada dua orang yang menjalani rapid test, sehingga totalnya ada 56 orang," ujar Enny Suhaeni.

Enny mengatakan, 56 petugas medis Puskesmas itupun telah menjalani rapid test dan hasilnya negatif Covid-19.

Nantinya, kata dia, alat rapid test itupun akan didistribusikan ke puskesmas se-Kabupaten Cirebon.

"Orang yang menjalani rapid test selanjutnya ialah berdasarkan klaster sebaran Covid-19 yang ditentukan Pemprov Jabar," kata Enny Suhaeni.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved