Virus Corona Mewabah

Disdik Majalengka Perpanjang Libur Sekolah Sampai 14 April 2020

Hal itu, mengingat belum stabilnya kondisi saat ini dalam penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah Indonesia.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Ahmad Suswanto 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menginstruksikan Dinas Pendidikan Majalengka untuk memperpanjang masa libur pelajar.

//

Hal tersebut merupakan buntut belum meredanya wabah virus corona atau Covid-19.

Adapun sejumlah daerah di Jawa Barat kini termasuk zona merah penyebaran Covd-19.

"Kami putuskan melanjutkan kegiatan belajar di rumah untuk seluruh siswa di Majalengka, karena disesuaikan dengan kondisi saat ini ternyata belum aman," ujar Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Ahmad Suswanto, Sabtu (28/3/2020).

Adapun, menurutnya, perpanjangan kegiatan bejalar di rumah itu mengacu pada surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Oleh karena itu, kata Ahmad, pelaja di Majalengka bakal kembali diliburkan untuk 14 hari ke depan, terhitung mulai Senin, 30 Maret hingga 12 April 2020.

"Sudah sesuai arahan Bupati juga, kami akan mengevaluasi kelemahan-kelemahan kita dalam membelanjakan anak di rumah, baik sisi monitoring maupun bimbingan," ucapnya.

Ahmad berharap, evaluasi tersebut akan terus dilakukan dan bahkan lebih ditingkatkan serta lebih baik lagi.

Sehingga, katanya, perpanjangan libur hanya pada di 14 hari tahap ke dua.

"Berarti ini akan ada 14 hari tahap ke dua, semoga ini yang terakhir," kata Ahmad.

Sementara, lebih lanjut Ahmad menjelaskan, untuk mengisi waktu masa belajar di rumah bagi para siswa, pihaknya akan menyikapinya dengan mengadakan Ujian Sekolah berbasis online.

Walaupun nantinya bukan tolak ukur menjadi nilai kelulusan, setidaknya dapat mengisi waktu belajar di rumah yang terkesan serius.

"Kami menyikapi kegiatan belajar di rumah yaitu dengan Ujian Sekolah. Walaupun pada intinya bukan tolak ukur menjadi nilai kelulusan, tetapi kami berusaha mencoba anak-anak sekolah melaksanakan Ujian Sekolah untuk mengisi waktu belajar di rumah," kata dia.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved