Kesehatan

Sering Berjemur Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh Lho, Nih Waktu Terbaik untuk Melakukannya

Seiring merebaknya infeksi virus corona, orang-orang kini mulai peduli akan imunitas tubuhnya.

PIXABAY
Ilustrasi berjemur sinar matahari pagi. 

Dalam sepekan, Anda juga hanya cukup berjemur selama dua hingga tiga kali saja.

Sementara itu, Dokter Ahli Gizi dan Magister Filsafat, Dr dr Tan Shot Yen M Hum menjelaskan, ada dua jenis cahaya matahari yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan manusia.

Illustrasi.
Illustrasi. (shutterstock)

Cahaya matahari yang tidak dibutuhkan manusia adalah ultraviolet A, sementara yang dibutuhkan adalah ultraviolet B.

Sinar ultraviolet A muncul sekitar pukul setengah enam hingga tujuh pagi atau ketika matahari mulai beranjak naik.

Tan menyarankan agar kita menghindari paparan sinar ultraviolet A secara berlebih karena dapat menyebabkan keriput dan kanker.

 Heboh Pesan Berantai ODP Corona Meninggal di Sukabumi, Satgas: Hoaks

Sementara itu, ultraviolet B yang dibutuhkan manusia bisa didapatkan saat matahari naik, sekitar jam 10 pagi.

Lebih lanjut Tan menganjurkan, baiknya kita terpapar sinar matahari pagi secara langsung atau bukan hanya sekadar berkeringat saja.

Usahakan Anda tak mengenakan pakaian tertutup agar sinar matahari langsung mengenai kulit tubuh.

Gambar ini diperoleh 12 Maret 2020, milik National Institutes of Health (NIH) / NIAD-RML menunjukkan gambar mikroskop elektron transmisi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS, karena partikel virus (benda bulat emas) muncul dari permukaan sel yang dikultur di lab, paku di tepi luar partikel virus memberi coronavirus nama mereka, seperti mahkota.
Gambar ini diperoleh 12 Maret 2020, milik National Institutes of Health (NIH) / NIAD-RML menunjukkan gambar mikroskop elektron transmisi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS, karena partikel virus (benda bulat emas) muncul dari permukaan sel yang dikultur di lab, paku di tepi luar partikel virus memberi coronavirus nama mereka, seperti mahkota. (Institut Kesehatan Nasional / AFP)

Jadi, beberapa meter persegi kulit bisa terkena sinar matahari.

Tan menyarankan agar kita tidak terbakar sinar matahari.

Karena itu, posisi yang dianjurkan saat berjemur sinar matahari pagi adalah tengkurap.

Bidang kulit bagian belakang lah yang mendapati cahaya matahari banyak.

 Surat Laporan Puskesmas Bikin Waswas Warga Satu Kecamatan di Cianjur, Sebut Pasien Positif Corona

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved