Belasan Aktivis HIPMI Kuningan Akan Ikut Rapid Test Covid-29 Seusai Hadiri Acara Musda di Karawang

Diketahui, setelah menghadiri acara Musda HIPMI di Karawang, tujuh orang terinfeksi Covid-19 setelah melakukan tes mandiri

(Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus corona. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Ketua Tim Crisis Center Kuningan Susi Lusiyanti mengutarakan, ada 14 orang warga Kuningan yang tergabung Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan mengikuti Rapid test Covid-19.

Mereka sebelumnya mengikuti Musda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Karawang.

"Pelaksanaan test tersebut menyusul ditemukannya kasus Positif Covid-19 pada 7 orang yang ikut serta dalam Musda HIPMI yang berlangsung di Kabupaten Karawang, pada tanggal 09 Maret 2020 lalu," kata Susi.

Begini Imbauan Kemenag Majalengka Untuk Calon Pengantin, Tak Daftar Nikah Dulu Hingga 31 Maret 2020

Ia menjelaskan, saat ini keempatbelas orang tersebut dalam kondisi badan sehat.

Namun, untuk mengetahui positif atau tidaknya terpapar Covid-19, harus dilakukan test khusus pada mereka. Melihat kondisi mereka tidak ada keluhan sakit, dan sudah hari ke-16.

"Tapi tetep mau ditest, " katanya.

Saat ini, kata Susi, mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing sambil menunggu pelaksanaan Rapid Test Covid-19.

TAHAPAN Gejala Penderita Covid-19, Hari Ke-1 Seperti Masuk Angin, Hari ke-6 Mual & Sulit Menelan

Seorang Pria di China Tewas karena Hantavirus, Bagaimana Penularan, Gejala dan Pencegahannya

Sebelumnya, diketahui bahwa Musda HIPMI Jabar yang digelar di Karawang, 9 Maret 2020 lalu menjadi klaster baru dalam penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pasalnya, setelah menghadiri acara itu tujuh orang terinfeksi setelah melakukan tes mandiri yang sampelnya diuji di Labkesda Jabar.

Dua dari tujuh orang itu ialah kepala daerah, yakni Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana.

Modus Dirikan Taman Bacaan agar Bisa Cabuli Bocah, Pria Surabaya Ini Divonis 5 Tahun Penjara

Berdasarkan informasi yang diperoleh, empat orang positif lainnya adalah staf khusus Gubernur Jabar, mantan anggota DPRD Jabar, dan dua pejabat Pemprov Jabar.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved