SMPN 2 Indramayu Terbakar
7 Ruangan di SMPN 2 Indramayu Ludes Terbakar, Termasuk Lab Komputer dan Ruang Kepala Sekolah
Di antaranya, yakni ruang kelas, ruang guru, tata usaha, ruang komputer, ruang kepala sekolah, dan ruangan lainnya.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Indramayu di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.
Komandan Regu Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Dedi Supriyadi mengatakan, akibat kebakaran tersebut sedikitnya ada 7 ruangan sekolah yang hangus terbakar.
• BREAKING NEWS SMPN 2 Indramayu Hangus Terbakar Pagi Hari Tadi, Damkar Terjunkan 4 Unit Mobil Pemadam
• Update Kasus Covid-19: Ada 107 Pasien Baru, Total Ada 686 Kasus yang Menyebar di 24 Provinsi
Di antaranya, yakni ruang kelas, ruang guru, tata usaha, ruang komputer, ruang kepala sekolah, dan ruangan lainnya.
"Saat kejadian sekolah dalam keadaan kosong, tidak ada kegiatan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Api tersebut diketahui dengan cepat membesar dan menghanguskan seisi ruangan hingga tidak bersisa.
Nyala api pun membumbung tinggi sehingga menjadi tontonan warga sekitar.
Disebutkan Dedi Supriyadi, adapun sumber api diduga karena adanya konsleting arus pendek.
• Satu Keluarga di Sultra Nekat Bawa Pulang Jenazah PDP Corona,Buka Bungkus Plastik & Makamkan Sendiri
• Hari Ini Kota Bekasi Mulai Laksanakan Rapid Test untuk Covid-19, Begini Tata Caranya
Api pun bisa dijinakan setelah Damkar Kabupaten Indramayu menerjunkan sebanyak 4 unit mobil pemadam.
"Api padam kurang lebih jam 8, dan setengah 10 sudah steril," ucapnya.
Kebakaran di Pagi Hari
SMP Negeri 2 Indramayu yang berlokasi Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu terbakar hebat, Rabu (25/3/2020).
Komandan Regu Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Dedi Supriyadi mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB.
"Kebakaran kurang lebih jam 5, kalau padam kurang lebih jam 8, dan setengah 10 itu sudah steril," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Dedi Supriyadi menceritakan, api tersebut dengan cepat membesar dan menhaguskan beberapa bagian bangunan sekolah.
Saking besarnya api, atap bangunan juga terlihat roboh dan menghanguskan seluruh isi bangunan.
Disampaikan Dedi Supriyadi, sedikitnya ada 7 ruangan sekolah yang ludes terbakar, di antaranya ruang kelas, ruang guru, tata usaha, ruang komputer, ruang kepala sekolah, dan ruangan lainnya.
• Satu Keluarga di Sultra Nekat Bawa Pulang Jenazah PDP Corona,Buka Bungkus Plastik & Makamkan Sendiri
• Update Kasus Covid-19 di Kota Cirebon, Hari Ini ODP Melonjak Hingga 40 Orang, Total 76 Orang
Adapun sumber api diketahui berasal dari konsleting arus listrik lalu menyambar benda-benda yang mudah terbakar hingga membuat api membesar.
"Tadi kita menurunkan sebanyak 4 unit mobil pemadam dengan air yang digunakan untuk memadamkan api sebanyak 63.000 liter," ujar dia.
