Tetangga Merasa Heran, Nenek dan Cucu yang Tinggal di Rumah Ambruk Tak Pernah Dapat Bantuan BPNT

Dedi juga sempat melempar foto-foto ambruknya rumah di media sosial namum tak ada respons dari pihak pemerintah.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL
Omon dan Odah tinggal di rumah yang ambruk setengah 

Dedi mengatakan, sang nenek tak masuk program BPNT demikian halnya dengan cucunya yang tak kebagian bantuan untuk sekolah.

Dedi mengatakan, rumah yang ambruk tersebut milik Eli (50) yang tinggal sendiri setelah ditinggal pergi suami.

"Karena roboh kemarin saya keliling minta sumbangan warga, setengah badan rumah sudah dibangun, namun pembangunan baru seadanya karena kekurangan biaya," katanya.

Dedi juga sempat melempar foto-foto ambruknya rumah di media sosial namum tak ada respons dari pihak pemerintah.

"Selain dua rumah tadi, ada juga rumah yang sudah ambruk setengah bagian yang dihuni dua orang lanjut usia yang kini sakit-sakitan," kata Dedi.

 Andrea Dian Rajin Olahraga, Kini Positif Covid-19, Ingatkan Siapa Pun Bisa Terserang Virus Corona

Rumah tersebut adalah milik Odah (65) dan Omon (80) di Kampung Cibiuk RT 01/09, Desa Sukaratu.

Bagian belakang rumah yang dihuni kedua lansia ini juga sudah roboh. Kayu lapuk dan bambu terlihat di bagian belakang rumah.

"Rumah ini juga sudah lama kami ajukan perbaikan dan belum ada respons," kata Dedi.

Omon mengaku karena usianya sudah lanjut ia sering mengeluh sakit di bagian pencernaannya.

"Suka ada petugas kesehatan ke sini, diberi obat agak mending, habis obat suka kambuh lagi begitu seterusnya," kata Omon.

Tiga rumah yang nyaris roboh ini berada tak jauh dari saluran irigasi yang airnya tak mengalir di kawasan Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicing.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved