Tak Ada Sama Sekali Maskapai Beroperasi di BIJB Kertajati Per Hari Ini, Citilink Ikut Angkat Kaki

Menyusutnya okupansi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka membuat semua maskapai menghentikan operasional, Selasa

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Tampak beberapa konter masih dalam keadaan kosong di BIJB Kertajati, Senin (1/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Menyusutnya okupansi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka membuat semua maskapai menghentikan operasional, Selasa (24/3/2020).

//

Hal itu disebabkan menyusul merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Corporate Secretary BIJB Kertajati, Arief Budiman mengatakan sejak isu virus asal Wuhan, Cina itu mencuat di Indonesia, maskapai mulai menghentikan pelayanan penerbangan.

Seperti, maskapai Lion Air sejak Jumat (20/3/2020) disusul maskapai Citilink per Senin (23/3/2020).

"Minggu ini tidak ada penerbangan sama sekali, kemarin Citilink tidak beroperasi rute Kertajati (KJT)-Soekarno Hatta (CGK) sampai 31 Maret, Kertajati-Surabaya (SUB) sampai 28 Maret 2020," ujar Arief Budiman melalui pesan singkat, Selasa (24/3/2020).

Menurutnya, penghentian operasional dilakukan semua maskapai guna memperkecil kerugian.
Sebab, tidak tercapainya rata-rata tingkat keterisian (okupansi) minimum penumpang pesawat dalam sekali terbang.

"Ini menjadi dilema bagi para maskapai, sebelum berhenti beroperasi, semua maskapai mengalami kerugian karena tidak tercapainya jumlah penumpang," ucapnya.

Hal itu, juga diperparah dengan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Sehingga, berpengaruh pada harga bahan bakar pesawat.

"Sekarang back to zero, seperti pada Bulan Juni 2019 (sebelum adanya pemindahan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke BIJB). Namun, diketahui penyusutan penumpang juga terjadi lain di seluruh Indonesia," kata Arief.

Arief menambahkan, sejak isu virus Corona merebak di hampir seluruh wilayah Indonesia, penurunan okupansi langsung merosot tajam hingga 40-50 persen.

Sebelumnya Lion Air

Ilustrasi Pesawat Lion Air di BIJB Kertajati Majalengka
Ilustrasi Pesawat Lion Air di BIJB Kertajati Majalengka (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)
Maskapai Lion Air yang selama ini melayani 8 rute penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati hari ini, Sabtu (21/3/2020), tidak beroperasi.
Pantauan Tribuncirebon.com melalui laman flight di Google, semua rute tersebut tampak kosong dan tidak terlihat muncul.
Padahal biasanya, setiap memilih rute yang tersedia melalui Bandara Kertajati dengan maskapai Lion air, akan muncul waktu keberangkatan disertai biaya keberangkatannya.
Saat dikonfirmasi, Direktur Utama PT BIJB Kertajati, Salahudin Rafi membenarkan bahwa saat ini maskapai tersebut telah berhenti beroperasi.
Berhentinya pengoperasian tersebut disebabkan dampak dari mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia.
"Virus corona atau Covid-19 penyebabnya," ujar Rafi kepada Tribuncirebon.com melalui pesan singkat, Sabtu (21/3/2020).
Ia menyampaikan, bahwa pemberhentian maskapai dengan simbol kepala singa itu tidak dapat dipastikan.
Namun yang jelas, sampai benar-benar krisis Covid-19 selesai.
"Sampai virus Covid-19 selesai," ucapnya.
Rafi menambahkan, untuk sementara waktu ini masih ada maskapai Air Asia dan Citilink yang beroperasi di bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.
Yakni, maskapai Air Asia masih melayani rute ke Denpasar/Bali, sedangkan Citilink melayani rute ke Surabaya dan Jakarta.
"Semoga krisis Covid-19 ini cepat berlalu dan seluruh penerbangan khususnya di Kertajati berjalan normal kembali," kata Rafi.
 
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved