Pemkab Majalengka Ungkap Sejumlah Kesulitan dalam Tangani Pasien Covid-19 di Majalengka

Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyebut, alat tes untuk menentukan PDP itu positif atau tidak menjadi salah satu kendala.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi saat memberi sambutan dalam acara pelepasan Tim Gerak Cepat (TGC) dalam menangani Covid-19 di Pendopo, Selasa (24/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemkab Majalengka dihadapkan sejumlah kendala dalam mengurus dan menangani Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyebut, alat tes untuk menentukan PDP itu positif atau tidak menjadi salah satu kendala.

Pasalnya, alat itu hanya ada di Jakarta.

"Akibatnya, pasien harus berhari-hari menunggu keputusan hasil laboratorium," ujar Karna di Pendopo, Selasa (24/3/2020).

Dampaknya, paisen pun banyak gelisah dan cemas menunggu keputusan hasil laboratorium tersebut.

Selain itu, kendala sulitnya mendapatkan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis menjadi faktor lainnya mengingat barang tersebut sangat langka.

"Kalaupun harganya mahal, tapi tidak menjadi persoalan kalau ada barangnya," ucapnya.

UPDATE Kasus Virus Corona: 686 Kasus Positif, 30 Sembuh dan 55 Orang Meninggal di Indonesia

Rumah Ayu Ting Ting Dilempari Pembalut Bekas & Celana Dalam, Mbah Mijan Peringatkan Soal Ini

Dijelaskan Bupati, APD itu digunakan sekali tugas dan habis pakai.

Perhitungannya, kalau 3 pasien dirawat dan dishift petugas 3 kali sehari 3 orang, maka 9 APD harus dipenuhi perhari lalu dikalikan 14 hari.

Sementara, kebutuhannya itu 126 dan per APD seharga Rp 1,8 juta.

"Saya berharap semua persoalan akan mampu diselesaikan untuk menghadapi darurat Covid 19 di Kabupaten Majalengka," harap Bupati.

Sementara, di Kabupaten Majalengka sendiri tercatat hingga kini ada 3 orang yang masuk dalam kategori PDP.

Inilah Ciri-ciri Keputihan Abnormal yang Sering Disepelekan, Bisa Jadi Tanda Terkena Kanker Serviks

Rumah Sakit di Indramayu Krisis APD, Meski Dibantu Pemprov Jabar 550 APD Masih Tetap Kurang

Ketiganya kini sedang dalam penanganan tim medis sembari menunggu hasil laboratorium yang sampelnya telah dikirim ke Jakarta.

Sedangkan, ODP di Majalengka tercatat ada 48 orang.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved