Breaking News:

Pemkab Indramayu Anggarkan Rp 14 M Untuk Penanganan Virus Corona, Tapi Bingung Beli APD ke Mana

Pemkab Indramayu menganggarkan anggaran sebesar Rp 14 miliar untuk penanganan virus corona atau Covid-19.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu menganggarkan anggaran sebesar Rp 14 miliar untuk penanganan virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Selasa (24/3/2020).

Kekurangan APD, Penanganan Penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon Terancam Lockdown

Deden Bonni Koswara, mengatakan persoalan yang paling mendasar dihadapi oleh Pemkab Indramayu dalam penanganan virus corona ini adalah kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) di rumah sakit.

"APD itu dia, uangnya kita ada tapi sulit belinya dimana," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Dirinya menjelaskan, kekurangan APD ini pun sudah menjadi permasalahan nasional.

Pasalnya, seluruh pemerintah di berbagai daerah lainnya di Indonesia juga mengalami hal serupa.

Buka Praktek Pengobatan di Kontrakan, UJ Si Dukun Palsu di Tasikmalaya Setubuhi Ibu Muda & Putrinya

Persib Bandung Hentikan Semua Kegiatan Termasuk Latihan, Robert Alberts Beri Imbauan Ini

"Karena di seluruh Indonesia juga mencari, jadi bingung juga, masker juga sudah langka," ujar dia.

Kekurangan APD ini juga menimbulkan ketakutan sendiri bagi para tenaga kesehatan di Kabupaten Indramayu.

Meski sejauh ini tidak ditemukan adanya pasien yang positif virus corona di Kabupaten Indramayu. Namun, APD ini tetap dinilai sangat penting dan tidak bisa diabaikan guna keselamatan para tenaga medis.

Dinkes Kota Cirebon Akui Jumlah ODP Covid-19 Bertambah Hampir 50 Persen Perhari

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Indramayu pada hari ini menerima bantuan sebanyak 500 APD untuk RSUD Indramayu dan sebanyak 50 APD untuk RSUD Pantura MA Sentot Patrol.

Bantuan tersebut diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kendati demikian, penerimaan APD ini dinilai masih sangat minim karena jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Indramayu cenderung terus meningkat.

"Masih kurang, kebutuhan itu 25-30 per hari, kalau 30x14 sekitar 420 set, Itu dalam siklus 14 hari belum siklus-siklus pasien yang lainnya," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved