Breaking News:

Ini Dia Keistimewaan Bulan Sya'ban, Perbanyak Puasa Sunnah Hingga Malam Nisfu Sya’ban

ni adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta al

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
via 123RF.com
Sholawat Nabi. 

عن أبي موسى الأشعري ،أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: إن الله ليطلع في ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا للشركة أو مشاحن  – رواه ابن ماجة

“Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah akan benat-benar melihat di malam nisfu (pertengahan) bulan Sya’ban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali untuk seorang musyrik atau seorang musyahin (orang yang suka menyulut api permusuhan) .” (HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah, no. 1144.) (Mohammad Husain Muhammad 32 Husn al-Bayan fi Fadhail Syahri Sya’ban, hal. 18)

Keempat, dilaporkannya amal perbuatan manusia kepada Allah Swt

Amal pebuatan manusia dilaporkan kepada Allah Swt sebanyak tiga kali dalam setahun. Ada yang harian, ada yang mingguan dan ada yang tahunan. Bulan inilah yang menjadi pilihan Allah untuk dilaporkannya amal manusia dalam setahun sebagai sabda Nabi Muhammad Saw berikut:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ذاك شهر يغفل الناس عنه يعنى رجب رمضان وهو شهرترفع الأعمال فيه إلى رب العالمين فأحب أن يرفع عملى وأنا صائم

“Bulan itu (Sya‘ban) berada di antara Rajab dan Ramadhan adalah bulan yang dilupakan manusia dan ia adalah bulan yang diangkat padanya amal ibadah kepada Tuhan Seru Sekalian Alam, maka aku suka supaya amal ibadah ku di angkat ketika aku berpuasa”. ( HR. an-Nasa’i) (Mohammad Husain Muhammad, 32 Husn al-Bayan fi Fadhail Syahri Sya’ban, hal. 11-14)

Kelima, adanya perintah mengubah arah kiblat dari masjid al-Aqsha ke masjid al-haram

Perintah Allah Swt terhadap Nabi Muhammad Saw dan umat Islam untuk mengubah arah kiblat dalam shalat dari masjid al-Aqsha palestina ke masjid al-Haram mekkah terjadi dibulan sya’ban ini pada saat Nabi Muhammad Saw dan umat islam sedang melaksanakan shalat. (Dr., Mohammad al-Dabbisi, Hal al-Mu’minin fi Sya’ban, h. 20; Mohammad Shaleh al-Munjid, 32 faidah fi Syahr Sya’ban, h. 30)

Keenam, menjadi bulan yang terlupakan

Bulan ini memiliki keistimewaan karena menjadi bulan yang terlupakan oleh manusia karena sudah merasa puas dengan kesibukan ibadah dibulan Rajab dan bulan Ramadhan, sehingga sudah tentu waktu didalamnya terdapat nilai-nilai yang sangat dekat mengantarkan pada kemurnian ibadah, keikhlasan dan mudah di terima oleh Allah layaknya waktu sepertiga malam yang sunyi dari kesibukan manusia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved