Duh, 270 Dus Masker Milik RSUD Pagelaran Cianjur Hilang, Bupati Menduga Ada yang Nyolong

Hal tersebut diketahui setelah mendapat laporan adanya kekurangan masker akhir pekan kemarin, padahal stok diprediksi masih ada.

Sumber foto: Nur Fajriani R
ILUSTRASI: Toko Alat Kesehatan CV Intraco yang terletak di Jl Gunung Latimojong No 138 Makassar masih memiliki persedian masker N95 dan kain. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Direksi Rumah Sakit Umum Daerah/ RSUD Pagelaran Cianjur, Jawa Barat kehilangan stok masker sekitar 270 dus.

Hal tersebut diketahui setelah mendapat laporan adanya kekurangan masker akhir pekan kemarin, padahal stok diprediksi masih ada.

"Jumat pekan lalu diketahui jika kami kekurangan stok masker. Padahal sebelumnya stok cukup," kata Direktur Utama RSUD Pagelaran, dr Awie Darwizar, saat dihubungi, Senin (23/3/2020).

 PDP di RSHS Bertambah, Meninggal Lagi Satu Orang

 Cegah Corona, Gojek Sediakan Ribuan Masker, Hand Sanitizer, Vitamin, Desinfektan untuk Mitra Driver

Dugaan hilangnya ratusan dus masker masih diinventarisir oleh pihak RSUD Pagelaran Cianjur.

Kabar hilangnya masker sudah sampai ke Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Herman mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Cianjur untuk segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Sudah saya sampaikan kepada Kapolres Cianjur agar dugaan pencurian ini segera diungkap. Apalagi kondisinya masker sedang dibutuhkan," katanya.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Nikki Ramdhany, mengatakan masih menunggu laporan resmi dari pihak rumah sakit untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Pihak rumah sakit informasinya masih menginventarisir barang-barang yang hilang lainnha selain masker," katanya.

Nikki menduga hilangnya stok masker ada sangkut pautnya dengan kondisi langkanya masker di Cianjur.

"Kemungkinan arahnya ke sana, ada sangkut pautnya dengan stok masker yang langka," katanya.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan, sudah ada beberapa orang yang diperiksa. Dia menargetkan kasus tersebut segera terungkap, sebab pencurian masker di tengah kondisi saat ini dinilai tidak manusiawi.

"Mencuri masker dalam kondisi seperti ini tak manusiawi, kami berusaha segera mengungkapnya," katanya.(fam)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved