Breaking News:

Melawan Saat Diamankan, Dua Maling Motor Dihadiahi Timah Panas Oleh Petugas Polres Cirebon Kota

Dua maling motor dihadiahi timah panas di kakinya oleh petugas Polres Cirebon Kota.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dua maling motor dihadiahi timah panas di kakinya oleh petugas Polres Cirebon Kota.

Pasalnya, kedua maling yang masing-masing berinisial R (19) dan I (27) itu berusaha melawan saat hendak diamankan.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Jalan Protokol Kabupaten Majalengka Disemprot Disinfektan

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Deny Sunjaya, didampingi Kasubbag Humas, Iptu Ngatidja, mengatakan, mereka ditangkap pada Minggu (22/3/2020) dinihari.

"Keduanya melawan petugas sehingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Deny Sunjaya saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Senin (23/3/2020).

Ia mengatakan, sebelum diciduk keduanya tepergok hendak mencuri sepeda motor di Desa Wanakaya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (21/3/2020) malam.

Angka Kematian Karena Virus Corona Rendah, Ternyata Begini Kiat Jerman Atasi Covid-19

Saat itu, korban mendapati para pelaku tengah mendorong sepeda motornya sehingga langsung berteriak maling.

Kedua pelaku pun langsung mengambil langkah seribu dan berhasil kabur dari warga yang mengejarnya.

"Korban melaporkan kejadian itu sehingga kami langsung menindaklanjutinya dan melakukan penyelidikan," ujar Deny Sunjaya.

Petugas pun berhasil menangkap kedua pelaku di kediamannya di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Cirebon.

Kisah Pasutri Lansia Kuningan Hidup di Rumah Reyot, Harus Mandi di Halaman Belakang Saat Gelap

Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor berpelat nomor E 2083 CB yang diduga hasil curian.

Hingga kini kedua pelaku juga masih diperiksa karena tidak menutup kemungkinan adanya TKP lainnya.

"Kasusnya masih kami kembangkan. Para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara," kata Deny Sunjaya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved