Pilkada Indramayu

Tahapan Pilkada Kabupaten Indramayu dan 7 Daerah Lainnya di Jabar Ditunda

Sesuai isi Keputusan KPU RI, katanya, pembahasan mengenai pelaksanaan tahapan dilakukan setelah 14 hari ke depan.

Tribuncirebon.com/Siti Masithoh
Petugas KPU Kabupaten Cirebon sedang memindahkan kotak suara yang masih layak ke gudang lainnya, Plumbon, Cirebon, Senin (11/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tahapan pilkada di delapan kabupaten dan kota di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Indramayu, ditunda sementara seiring dengan semakin meningkatnya penyebaran virus corona Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 yang dikeluarkan KPU RI yang ditandatangani pada 21 Maret 2020.

Langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 pun dilakukan KPU RI dari tingkat pusat sampai daerah menjelang pilkada atau meliputi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan bupati dan wakil bupati, serta pemilihan wali kota dan wakil wali kota, yang dilakukan serentak pada 23 September 2020 di Indonesia.

Ketua Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat, Idham Holik, mengatakan di Jawa Barat sendiri akan ada delapan kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada tahun ini, yakni Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan surat dari KPU RI tersebut, katanya, maka dilakukan penyesuaian, di antaranya menunda pelaksanaan pelantikan PPS. Namun jika KPU kabupaten atau kota telah siap melaksanakan pelantikan

PPS dan berdasarkan koordinasi dengan pihak berwenang dinyatakan bahwa daerah tersebut belum terdampak penyebaran Covid-19, maka pelantikan PPS dapat dilanjutkan. Setelahnya, masa kerja PPS yang telah dilantik akan diatur kemudian.

Idham mengatakan dilakukan juga penundaan pelaksanaan verifikasi syarat dukungan calon perseorangan
yang belum dilaksanakan. Juga menunda pembentukan petugas pemutakhiran daftar pemilih, serta menunda pelaksanaan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

"Efek regulasi tersebut yang baru terbit dini hari, maka di Pangandaran, Cianjur, dan Tasikmalaya, tetap melantik PPS. Untuk Jabar yang ditunda pelantikan PPS-nya adalah Kabupaten Indramayu, Sukabumi, Bandung, Karawang, dan Kota Depok," ujarnya di Kantor KPU Jabar, Minggu (22/3).

Tiba-tiba Jalan Raya di Cianjur Ini Terangkat Lalu Ambles 15 Meter, Mobil Xenia Terjebak di Tengah

Naskah Sunda Kuno Ungkap Obat Penyakit Akibat Virus, Dituliskan Pula Tata Cara Pembuatannya

Idham mengatakan untuk tahapan lainnya yang diatur dalam keputusan tersebut, akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh tingkat provinsi dan kabupaten kota.

Sesuai isi Keputusan KPU RI, katanya, pembahasan mengenai pelaksanaan tahapan dilakukan setelah 14 hari ke depan. Pihaknya pun, ujar Idham, menunggu kebijakan resmi selanjutnya dari KPU RI.

Karena tidak ada perubahan tanggal voting day atau hari pemungutan suara, tetap Rabu 23 September 2020, Idham mengatakan kemungkinan akan ada pemadatan aktivitas tahapan pilkada setelah 14 hari masa penundaan tersebut. (Sam)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved