Virus Corona Mewabah

Satu ASN Pejabat Pemprov Jabar Juga Positif Corona, Pendeteksi Covid-19 Segera Diimpor dari Korsel

Emil mengatakan hasil tes tersebut dapat diketahui sekitar malam hari dan akan diumumkan keesokan harinya.

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melayani pertanyaan wartawan di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin (12/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Seorang ASN yang merupakan pejabat di lingkungan Pemprov Jabar dipastikan positif terkena viros corona. Tentang stasus ASN ini disampaikan secara langsung oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Jumat (20/3/2020).

"Atas izin keluarga, ada satu ASN yang positif dari lingkungan Pemprov Jabar, inisial nya K. Memang harus lebih waspada khususnya pejabat publik yang banyak berinteraksi dengan masyarakat termasuk Wali Kota Bogor tadi," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Emil  meminta jajaran kepala daerah, pejabat, ASN, atau petugas lainnya, untuk berhati-hati dalam bertugas di tengah wabah virus corona saat ini. Lingkaran orang-orang pemerintahan ini yang dekat dengan masyarakat banyak, katanya, rentan tertular.

Terlebih sudah ada kepala daerah di Jabar, yaitu Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang positif Corona. 

Karena itulah, pihaknya akan mendatangkan test kit pendeteksi virus corona Covid-19 dengan jumlah besar dari Korea Selatan untuk melakukan tes kepada masyarakat yang berpotensi terinfeksi virus corona.

Emil  mengatakan sebelumnya tes hanya dilakukan terhadap pasien dengan pengawasan (PDP) yang telah mengalami gejala dan riwayat kontak dengan pasien positif dan tempat terpaparnya virus corona.

Sedangkan, kata gubernur yang akrab disapa Emil tersebut, walaupun telah mengunjungi tempat terpapar virus corona dan bahkan sempat kontak dengan pasien positif corona, jika orang tersebut tidak menunjukkan gejala klinis seperti flu dan sesak napas, tidak akan menjalani tes, cukup karantina di rumah masing-masing.

Sepasang Kekasih Kepergok Bercinta di Dalam Mobil di Tengah Penduduk Dikarantina Masal Karena Corona

Nasib Bayi Lina-Teddy Setelah Dua Bulan Mantan Istri Sule Meninggal, Putri Delina Turun Tangan

Dendam Soal Harta Warisan, Nyoman Tika Tebas Ibu dan Anak di Pematang Sawah di Badung Bali

Padahal, kata Emil, banyak warga yang tidak memiliki gejala pilek dan sesak napas, tetapi punya riwayat kontak dengan pasien positif, ternyata dinyatakan positif terinfeksi juga. Hal tersebut terlihat dari upaya Pemprov Jabar yang melakukan tes kepada 300 orang sehat dan orang dalam pemantauan (ODP,) 5 di antaranya dinyatakan positif corona, di antaranya adalah Wali Kota Bogor Bima Arya.

"Atas izin Wali Kota Bogor, Kang Bima Arya, hasil tesnya positif. Itu hasil tes cepat yang dilakukan sejak Sabtu. Ada 300 yang dites, 5 yang terpapar. salah satunya Wali Kota Bogor. Kang Bima Arya sudah mengisolasi diri di RSUD di daerah Bogor, sebelumnya 10 hari ada kedinasan di Turki dan Azerbaijan. Enam orang dites, tiga orang positif. semua rata-rata gejalanya tidak ada, terlihat sehat," kata Emil.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved