Polres Majalengka Gandeng BPBD & Dinkes Gelar Simulasi Evakuasi Warga Terduga Virus Corona

Polres Majalengka menggelar kegiatan simulasi evakuasi warga yang terduga mengalami gejala virus Corona atau Covid-19.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kapolres Majalengka pimpin simulasi percepatan penanganan Covid-19 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Polres Majalengka menggelar kegiatan simulasi evakuasi warga yang terduga mengalami gejala virus Corona atau Covid-19.

Bertempat di Mapolres Majalengka, simulasi itu Polres Majalengka menggandeng unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka dan Dinas Kesehatan Majalengka.

BREAKING NEWS: Ada 30 ODP Virus Corona di Kuningan, Sebagian Besar Baru dari Luar Negeri

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan kegiatan hari ini menunjukan kesiapan kita dalam mendukung program Pemerintah tentang Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 sesuai dengan Kepres No 7 tahun 2020.

Pihaknya, sudah menyiapkan alat kesehatan dari berbagai instansi berupa helm, masker, seragam anti bahaya kebakaran dan berbagai kelengkapan lainnya.

"Dari kami sendiri, telah menyiapkan 4 alat semprot disinfektan, hand sanitazer, alat pengecek suhu tubuh (thermal), Alat Pelindung Diri (APD) serta berbagai kelengkapan penunjang lainnya," ujar AKBP Bismo saat ditemui selepas simulasi, Kamis (19/3/2020).

Praktik Pengobatan Supranatural Ningsih Tinampi Ikut Tutup Gara-gara Virus Corona, Mulai 19 Maret

Asal Konsisten Pakai Masker Kunyit, Bekas Jerawat Hilang, Kerutan Pada Wajah Berkurang

AKBP Bismo menjelaskan, ada beberapa tahapan dalam mengevakuasi percepatan penanganan warga yang terduga mengalami gejala Covid-19.

Yakni, petugas tim evakuasi harus menggunakan APD lengkap, warga diwajibkan ditinggal seorang diri hingga petugas datang dan setelah terduga dibawa ke puskesmas atau rumah sakit, ruangan yang telah ditempati oleh terduga disemprot disinfektan.

"Tadi semua bisa lihat tahapan-tahapan yang telah dilakukan oleh tim evakuasi yang mengevakuasi warga terduga gejala virus corona, kita lakukan dengan sigap, hati-hati dan gunakan APD dengan lengkap," ucapnya.

Masih dikatakan Kapolres, tujuan digelarnya simulasi percepatan penanganan Covid-19, yaitu bersama-sama menunjukkan sinergitas kesiapsiagaan terhadap penanganan terhadap masyarakat yang memiliki ciri-ciri mengarah kepada gejala Covid-19.

Yang di dalamnya termasuk bersama BPBD dan Dinkes Majalengka.

Status Darurat Corona Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020, Program Mudik Gratis Kemenhub Dibatalkan?

"Kami dari Polres Majalengka mendukung program Pemerintah dalam menangani pencegahan Covid-19, untuk layanan call center Covid-19 itu sendiri berada terpusat di Pemda."

"Di samping itu Polres Majalengka pun telah memiliki layanan E-PMR (Elektronik Polres Majalengka Raharja) dalam aplikasi tersebut Polres menyediakan layanan secara cepat dengan salah satu fiturnya tersedianya tombol darurat," kata Kapolres.

"Ketika ada laporan dari masyarakat nantinya petugas kita akan berkoordinasi dan memberitahukan kepada petugas terdekat dan kemudian bersama-sama dengan Puskesmas."

"BPBD dan juga Dinkes untuk datang ke lokasi untuk meninjau apa yang terjadi dan melakukan upaya-upaya yang harus dilakukan, aplikasi sudah tersedia secara gratis di Playstore dengan nama E-PMR Polres Majalengka," jelasnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved