Virus Corona Mewabah

Jumlah Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Bertambah Jadi 25 Orang, Pasien Positif Terus Bertambah

Yuri menambahkan, hampir semua pasien yang meninggal dunia itu memiliki penyakit penyerta alias comorbid.

Kompas TV/Imron-Chandra
Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes yang juga juru bicara pemerintah dalam penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020).(Kompas TV/Imron-Chandra) 

TRIBUNCIREBON.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien yang meninggal akibat virus corona ( Covid-19) terus bertambah.

Menurut dia, sampai Kamis (19/3/2020), tercatat 25 pasien yang meninggal akibat virus tersebut.

"Kita lihat dari kematian yang kemarin di Bali 1, Banten 1, kemudian DKI Jakarta menjadi 17, kemudian Jawa Barat 1, Jawa Tengah 3, Jawa Timur 1, dan kemudian Sumatera Utara 1, maka total kasus kematian adalah 25 orang," kata Yuri dalan konferensi persnya, di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020). 

Menurut Yuri, tercatat 309 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dengan pasien yang meninggal sebanyak 25 orang, angka kematian di Indonesia mencapai sekitar 8 persen.

Namun, Yuri menuturkan, angka tersebut bersifat dinamis lantaran pasien positif bisa bertambah dan diharapkan jumlah pasien yang meninggal dapat ditekan. 

"Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus yang meninggal. Artinya, persentase ini adalah angka yang posisi pada hari ini angka yang dinamis dan setiap saat pasti akan berubah," ucapnya.

Dosen Matematika ITB Memprediksi Puncak Corona Terjadi Pada Akhir Maret, Kasus Positif 600 Per Hari

Predator Anak di Pasuruan Diciduk Polisi, Penyuka Sesama Jenis, Kelabui Anak SMA dengan Hipnotis

Prostitusi Online di Karawang Terbongkar, Ada PSK Kelas Gold dan Premium, 2 Muncikari Dibekuk Polisi

Yurianto mengatakan, pasien yang meninggal dunia memiliki rentang usia 45 hingga 65 tahun. "Ada satu kasus yang meninggal dunia pada usia 37 tahun," lanjut dia.

Yuri menambahkan, hampir semua pasien yang meninggal dunia itu memiliki penyakit penyerta alias comorbid.

"Sebagian besar adalah diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung kronis. Beberapa di antara mereka memiliki penyakit paru obstruktif menahun," lanjut dia.

Sebelumnya, Yuri mengungkapkan, jumlah pasien penderita virus corona atau Covid-19 yang sembuh terus bertambah.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved