Cegah Penyebaran Virus Corona, Wisata Paralayang & Sejumlah Objek Wisata di Majalengka Ditutup

Pencegahan penyebaran virus corona dilakukan juga oleh pengelola Objek wisata di Kabupaten Majalengka.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Penampakkan olahraga paralayang di Gunung Panten, Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Pencegahan penyebaran virus corona dilakukan juga oleh pengelola Objek wisata di Kabupaten Majalengka.

Salah satunya, objek wisata Paralayang Gunung Panten yang berada di Desa Sidamukti, Kecamatan/Kabupaten Majalengka.

Diimbau Belajar di Rumah, Puluhan Siswa di Garut Kena Razia Sedang Asyik Main di Warnet

Pengelola wisata Paralayang, Dede Sofyan mengatakan pada hari ini resmi pihaknya tidak melayani wisatawan yang hendak berwisata di Paralayang.

Disampaikannya, keputusan itu berlaku hingga Sabtu, 29 Maret 2020 nanti.

"Ditutup sementara. Semoga langkah ini menjadi citra baik untuk pariwisata. Selain itu, bentuk pedulinya kami terhadap penyebaran wabah virus tersebut," ujar Dede kepada Tribuncirebon.com, Rabu (18/3/2020).

Bacaan Lengkap Doa Qunut Nazilah Yang Disarankan MUI Agar Terhindar dari Malapetaka Berikut Artinya

Penutupan obyek wisata yang hanya berjarak 8,1 kilometer dari Kantor Bupati Majalengka itu juga sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Majalengka tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Covid-19.

Salah satu poinnya, mengkaji ulang penyelenggaran kegiatan yang berdampak pada pengumpulan massa.

"Ya ini juga arahan dari Bupati Majalengka melalui Surat Edaran (SE). Bahwasanya obyek wisata yang dapat mengumpulkan orang banyak ditutup sementara waktu," ucapnya.

Apalagi, jarak dari pusat kota Majalengka ke wisata Paralayang tidak terlalu jauh.

Langkah Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Cukup Mengonsumsi Sejumlah Asupan Ini

Sementara, informasi yang diterima, selain objek wisata Paralayang, wisata potensial yang berada di Majalengka juga resmi ditutup hari ini.

Di antaranya, River Tubing Cikadongdong, Terasering Panyaweuyan dan Lawang Saketeng.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved