Breaking News:

Virus Corona

VIDEO Seorang Muadzin Menahan Tangis Saat Kumandangkan Adzan di Kuwait: Salatlah Kalian di Rumah

Wabah virus corona membuat Kuwait memutuskan untuk membatasi interaksi antar-warga termasuk untuk beribadah ke masjid.

Editor: Mumu Mujahidin
Youtube Guardian
Isak Tangis Muadzin Lantunkan Adzan agar Tidak Berjamaah di Masjid: Shalatlah di Rumahmu 

Sampai saat ini masih belum jelas sampai kapan larangan penerbangan komersil masuk dan keluar Kuwait akan berlangsung.

Seorang warga Kuwait, Laila al-Qatami mengatakan kalau dia mendengnar banyak orang mengeluh tentang keinginan mereka pergi ke tempat umum dan melakukan perjalanan.

Tapi menurutnya, lebih baik aman daripada menyesal.

Pemerintah Kuwait telah dikritik oleh beberapa anggota parlemen setelah adanya laporan beberapa ekspatriat yang mengabaikan instruksi untuk melakukan karantina saat kedatangan.

ZODIAK CINTA, Senin 16 Maret 2020: Libra Terlibat Diskusi Intim, Aquarius Ada Beberapa Masalah

Bayi Baru Lahir di Inggris Positif Terinfeksi Virus Corona, Menjadi Kasus Termuda di Dunia

Anggota parlemen  Badr al-Mulla mengatakan kepada Reuters bahwa wabah virus corona adalah bencana global yang butuh tindakan luar biasa.

Bagi warga Mesir seperti Abu Ahmed (45), tindakan pencegahan dirasa perlu.

Dia mengatakan kalau virus corona ini membuatnya terasa seperti dekat dengan hari kiamat. Dia juga khawatir akan keselamatan dirinya dan keluarganya.

Ada pun Menteri Perdagangan, Khalid al-Roudan berusaha meyakinkan warga Kuwait atas pasokan barang dan larangan pada ekspor makanan bersifat sementara.

Menurut Khalid al-Roudan, masyarakat tidak perlu khawatir karena jalur pelayaran masih terbuka, penerbangan kargo juga masih berlanjut.

Dan negara Kuwait memiliki stok makanan strategis yang cukup untuk beberapa bulan. (Kompas.com/ Miranti Kencana Wirawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Video Azan di Kuwait Dimodifikasi karena Wabah Virus Corona"

Dokter Spesialis Paru RSUD Dr Moewardi Surakarta Harsini (kiri), Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo (tengah) dan Direktur RSUD Moewardi Cahyono Hadi saat konferensi pers di kantor Dinkes Jateng, Kamis (12/3/2020)
Dokter Spesialis Paru RSUD Dr Moewardi Surakarta Harsini (kiri), Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo (tengah) dan Direktur RSUD Moewardi Cahyono Hadi saat konferensi pers di kantor Dinkes Jateng, Kamis (12/3/2020) ((KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA))
Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved