Breaking News:

Gadis 7 Tahun Dinikah Siri oleh Pemuka Agama Sekaligus Pengasuh Ponpes di Magelang, Sudah 3 Tahun

Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng, Endar Susilo, mengatakan dari informasi yang pihaknya dapatkan, pernikahan itu terjadi pada 2017 lalu.

Editor: Mumu Mujahidin
freepik.com
Ilustrasi pernikahan 

"Pernikahan terjadi 2017. Sekarang perempuan tersebut berumur 10 tahun dan bersekolah, serta berada di jangkauan kedua orangtuanya," ungkapnya.

Meski begitu pihaknya tetap menegakkan azas praduga tak bersalah.

Ia mengaku Komnas Perlindungan Anak Jateng sudah dua kali mengunjungi rumah korban.

Hanya saja dari dua kali kunjungan di Grabag, Magelang, pihaknya hanya bertemu orangtua korban saja.

"Kami mengecek dan bertemu orangtua saja karena anaknya berada di dalam rumah," jelasnya.

Seekor Buaya Rawa Sepanjang 3 Meter Berhasil Ditangkap, Dikasih Umpan Gabus Dililit Tali Nilon

Keluar Dari PDIP, Bakal Calon Bupati Indramayu Suwarto Mendadak Daftar ke PKB, Dapat Kemeja & KTA

Meski begitu menurut Endar, hal tersebut dapat mengubah mental si anak menjadi lebih tertutup.

Hal itu dianggapnya merugikan karena perempuan itu dianggap masih memiliki masa depan yang panjang.

"Kami takutkan hal itu membuat si perempuan menjadi tidak mau bersosialisasi dengan orang lain," papar dia.

Endar ingin agar kepolisian dapat bekerja semaksimal mungkin mengungkap kasus tersebut.

Ia menilai pelaku kejahatan terhadap anak dapat dijerat UU no. 23 tahun 2002, yang diperbarui UU no. 35 tahun 2014 tengang perlindungan anak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved