Sebanyak 404 Rumah di Kabupaten Sukabumi Rusak Terkena Dampak Gempa

Sebanyak 404 rumah di enam wilayah, Kabupaten Sukabumi rusak terkena dampak gempa bumi

Kontributor Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Soemantri ketika meninjau lokasi terdampak gempa 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Sebanyak 404 rumah di enam wilayah, Kabupaten Sukabumi  rusak terkena dampak gempa bumi berkekuatan 5,0 skala richter yang terjadi, Selasa, (11/3/2020)

Data sementara dampak akibat gempa yang mengguncang Sukabumi tersebut diungkapkan Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Soemantri.

Tubuh Tarsidi Sudah Membusuk Saat Ditemukan, Wajahnya pun Sulit Dikenali, Bakal Segera Dimakamkan

"Saat ini laporan yang sudah masuk, ada enam wilayah terdampak, yaitu kecamatan Kalapa Nunggal, Kabandungan, Parakansalak, Cidahu, Cikidang dan Ciamabar," kata Iyos Soemantri pada wartawan, Rabu, (11/3/2020).

Dari enam wilayah tersebut jelas dia, dua wilayah yaitu Kecamatan Kalapa Nunggal dan Kabandungan mengalami dampak terparah.

TERBONGKAR Cara Pendeta HL Asal Surabaya Bisa Leluasa Cabuli Jemaat Sampai 6 Tahun, Modal Kekuasaan

Tim SAR Pastikan Ciri-Ciri Mayat yang Tersangkut di Bendung Balas Indramayu Adalah Tarsidi

"Rumah yang terdampak di Kecamatan Kalapa Nunggal sebanyak 280 rumah, Kabandung 111, Cidahu 11, dan Parakan Salak 2 rumah. Sedangkan Ciambar dan Cikidang masih dalam pendataan. Jadi seluruhnya ada 404 rumah terdampak dengan klasifikasi rusak berat, sedang, dan ringan," ungkap dia

 Iyos Soemantri mengatakan, sejumlah bantuan dari petugas gabungan TNI/Polri sudah mulai berdatangan dan mendirikan tenda darurat.

"Di lokasi terparah, Desa Pulosari telah didirkan tiga tenda darurat, dan di Kecamatan Kabandungan ada dua posko disiagakan," katanya.

Menteri Kesehatan Junior Inggris Positif Terinfeksi Corona, Sejumlah Pejabat Iran Bernasib Sama

Dia menambahkan, saat ini situasi di beberapa lokasi yang terkena dampak, masyarakat sudah mulai tenang, dan bantuan tengah dalam perjalanan.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved