Tim SAR Gabungan Hentikan Sementara Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka

Pencarian itu dihentikan sekitar pukul 16.00 WIB setelah melakukan pencarian hampir 8 jam.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Tim SAR Gabungan mencari korban tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka, Senin (9/3/2020). 

Kaeni (27) istri dari Tarsidi (27), korban tenggelam di sungai Cimanuk Majalengka mengaku sebelum peristiwa hanyutnya sang suami, ia melihat anaknya yang baru umur satu tahun tidak berhenti menangis.

Meski tetap tenang, ia memiliki firasat tidak enak sebelum peristiwa naas suaminya terjadi pada Minggu (8/3/2020) pagi.

"Iya rewel tuh paginya, sebelum mendapatkan informasi dari teman suami bahwa suami saya tenggelam, pokoknya satu atau dua jam sebelum tahu informasi suami saya," ujar Kaeni saat ditemui Tribuncirebon.com di rumahnya, Senin (9/3/2020).

Istri dan Ibu Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka Berharap Tubuh Korban Segera Ditemukan

Ini Alasan Aksi Nekad Gadis di Bawah Umur Lompat dari Jembatan, Ribut Sama Pacar Karena Masalah Ini

Selain itu, Kaeni juga menceritakan, sebelum kejadian tersebut menimpa suaminya, satu minggu sebelumnya ia dan Tarsidi telah merayakan syukuran ulang tahun anaknya yang bergenap usia 1 tahun.

Disampaikannya, sikap Tarsidi berubah drastis meski sedang merayakan kebahagiaan anaknya tersebut.

"Satu Minggu sebelumnya, kami sempat merayakan syukuran anak saya yang pertama usia 1 tahun, suami saya sikapnya beda, diam terus, tidak mau ngomong, ngomong seadanya, saya aneh disitu," ucapnya.

Meski demikian, Kaeni tidak menganggap hal itu menjadi firasat buruk.

Melainkan, ia berprasangka jika Tarsidi sedang dalam keadaan capek.

Tim SAR Susuri Sungai Cimanuk Sejauh 19 Kilometer, Cari Tarsidi yang Kemarin Tenggelam

Pendeta HL Asal Surabaya, Tersangka Dugaan Pemerkosaan Jemaat Berani Tantang Polisi: Ayo Buktikan!

"Ya itu dia berubah kaya cuek, suka diam dan tidak mau ngomong, padahal itu acara anaknya tapi kaya gitu," kata Kaeni.

Kaeni pun berharap, tubuh Tarsidi segera ditemukan.

Meski, dalam keadaan meninggal maupun masih hidup.

"Ya saya berharap segera ditemukan, mau masih hidup atau meninggal yang penting tubuhnya ada gitu," jelas dia.

Sebelumnya, pada Minggu (8/3/2020) korban atas nama Tarsidi (27) dilaporkan tenggelam saat menyeberang menggunakan perahu rakit.

KKB Papua Ngamuk Tembaki Pos Koramil Jila di Mimika, Seorang Anggota TNI Gugur Kena Peluru Pantulan

KABAR GEMBIRA, Nih Jadwal Baru Cuti Bersama 2020, Ada Tambahan Hari Libur, Cek Selengkapnya di Sini

Namun naas, dirinya tib-tiba terjatuh dan tenggelam terbawa arus sungai Cimanuk.

Korban merupakan warga Blok Pande, Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Istri Berharap Korban Segera Ditemukan

Situasi rumah korban tenggelam yang berada di Blok Pande, Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka masih diselimuti kekhawatiran.

Pasalnya, hingga siang ini, korban bernama Tarsidi (27) belum ditemukan.

Pantauan Tribuncirebon.com di rumah korban, tampak rumah yang berada di ujung sebuah gang itu telah ramai didatangi warga.

Ada seblok tenda berwana hijau pekat telah dipasang persis di depan rumah dengan enam besi sebagai penyangga.

Puluhan kursi terbuat dari plastik juga ikut tersedia di sekitar halaman rumah korban.

Tampak, orang tua korban, Uci (60) dan sang istri korban, Kaeni (27) mencoba menyambut dan bertutur sapa warga meski diselimuti kesedihan.

Saat ditemui, Kaeni mengatakan dirinya saat mendapatkan informasi tenggelamnya sang suami sedang berada di rumah orang tuanya di daerah Gintung di Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Jaksa Mendakwa Supendi Terima Duit Rp 3,9 Miliar, Terkait Suap Sejumlah Proyek di Indramayu

KABAR GEMBIRA, Nih Jadwal Baru Cuti Bersama 2020, Ada Tambahan Hari Libur, Cek Selengkapnya di Sini

Ia dihubungi dengan kerabat korban bahwa sang suami mengalami kecelakaan saat bekerja di Sungai Cimanuk.

"Ya saya kaget, saat ditelepon oleh temannya suami bahwa suami saya tenggelam, langsung saya kaget dan bernegara menuju lokasi kejadian," ujar Kaeni kepada Tribuncirebon.com, Senin (9/3/2020).

Dirinya yang sambil menggendong anaknya yang masih berusia 1 tahun berharap, Pemerintah Desa, tim SAR Gabungan maupun warga sekitar dapat menemukan suaminya.

Meski kemungkinan hidup terasa kecil, ia berharap diri seorang pria yang telah menikahinya 5 tahun lalu itu masih dalam keadaan hidup.

"Ya mau dalam keadaan hidup maupun meninggal, semoga para relawan yang mencari suami saya dapat menemukan badan suami saya, semoga saja," ucapnya.

Inilah Fadilah dan Keistimewaan Surat Yasin bagi Muslim, Disebutkan di dalam Hadis Rasulullah SAW

Waspada Gelombang Tinggi, Besok Selasa 10 Maret 2020 di Beberapa Perairan Indonesia, Lampung & NTB

Sementara, hingga kini, tim SAR gabungan, seperti Pos SAR Cirebon, Polsek Jatitujuh, pihak Kecamatan Jatitujuh dan warga setempat masih melakukan pencarian.

Dengan dibekali peralatan 1 unit Rescue Car, 1 set Palsar air, 1 set peralatan alkom dan 1 set dan 1 set peralatan medis.

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Mau Hidup atau Meninggal, Kaeni Ingin Suaminya yang Tenggelam di Sungai Cimanuk Segera Ditemukan

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved