Breaking News:

Kasus Pembunuhan Cewek Bertato Burung Hantu di Lembang, Polisi Klaim Punya Bukti, Ada Rekaman CCTV

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan ini dengan cara melakukan. . .

Ist/Facebook
SOSOK Anjani Bee, Sebelum Tewas Keluarga Sebut Ada Video Penyiksaan Wanita Bertato Burung Hantu 

TRIBUNCIREBON.COM, LEMBANG - Berbagai upaya dilakukan polisi untuk menentukan siapa pelaku pembunuh Intan Marwah Sofiyah (20) alias Anjani Bee yang mayatnya ditemukan di selokan Jalan Raya Lembang, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

//

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan ini dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap 35 orang saksi, di antaranya orang yang pertama kali melihat mayat Intan atau Anjani Bee ditemukan.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, selain melakukan pemeriksaan terhadap 35 saksi, pihaknya juga telah beberapa kali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mendapatkan data-data dan bukti.

"Ada beberapa CCTV yang memang terlihat, namun untuk di TKP hanya selintas, tapi itu sudah bisa memberikan kita bukti dan fakta-fakta di lapangan," Yoris saat ditemui di Mapolres Cimahi, Senin (9/3/2020).

Hingga saat ini, pihaknya masih terus berupaya dan berusaha untuk menangkap pelakunya, karena sejauh ini, Yoris menyebutkan tidak ada kendala dalam proses penyelidikan yang telah dilakukan.

"Kita sedang mencari pelakunya siapa, karena sampai saat ini tidak ada satu orang saksi pun yang melihat kejadian tersebut (pembunuhan)," ucapnya.

Penyelidikan terkait kasus pembunuhan ini, kata Yoris hingga saat ini masih tetap berjalan agar pelaku pembunuhan terhadap wanita bertato burung hantu dan f*** my life itu bisa segera terungkap.

"Hanya tinggal menunggu waktu untuk kita menentukan siapa pelakunya. Dari 35 saksi yang diperiksa, kita sudah mendapatkan kesimpulan," kata Yoris.

Pihaknya mengimbau kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri, karena selama penyelidikan ini sudah mengarah terhadap siapa pelakunya dan apabila masyarakat mendengar informasi terkait hak ini haris segera melaporkan ke polisi.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved