Virus Corona

Pemkab Indramayu Resmi Miliki Crisis Center Penanganan Virus Corona, Catat Nomor Hotlinenya!

Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi membentuk crisis center penanganan virus corona.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Rapat Koordinasi kesiap siagaan mencegah penyebaran Covid-19 di Islamic Center Indramayu, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi membentuk crisis center penanganan virus corona.

Crisis center ini di pusatkan di Ruang Indramayu Command Center (ICC) Pendopo Kabupaten Indramayu.

Polisi Gerebek Rumah di Astana Anyar Bandung, Sita 6700 Masker yang Diduga Ditimbun

Menjelang Big Match Arema FC Vs Persib Bandung, Robert Alberts Harap Teror Musim Lalu Tak Terulang

Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat mengatakan, segala informasi terkait virus corona akan dipantau melalui crisis center.

"Sesuai arahan dari Pak Gubernur, kita juga membuat krisis center yang diketuai langsung oleh Bupati dengan Ketua Harian Pak Sekda dan Sekretaris oleh Kadinkes," ujar Taufik Hidayat kepada Tribuncirebon.com di Islamic Center Indramayu, Jumat (6/3/2020).

Dalam hal ini, Taufik Hidayat juga meminta kepada seluruh instansi mulai tingkat desa hingga kabupaten untuk memantau setiap warga negara asing (WNA) maupun WNI asal Indramayu yang baru pulang dari luar negeri.

Bocah PAUD Tewas Terlindas Truk di Semarang, Diduga Rem Blong, Sang Supir Seruduk 6 Motor

Gadis Cantik Bertato yang Tewas di Selokan Ternyata Warga Subang, Sang Ibu: Anak Saya Salah Apa

Jika menemukan tanda-tanda yang diindikasi sebagai gejala virus corona, mereka diminta segera menginformasikannya kepada petugas crisis center.

Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat
Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Masyarakat bisa menghubungi Hotline Covid-19 Kabupaten Indramayu melalui nomor 08111333314.

"Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan Pemkab Indramayu untuk pencegahan virus corona," ujar dia.

Dengar Suara Aneh dari Dinding, Wanita Ini Ketakutan & Lapor Polisi, Temukan Ini di Balik Dinding

Dalam pemetaan tersebut, data seluruh orang yang kemungkinan berinteraksi dengan pasien akan dipilah, mana yang kontak langsung dan tidak.

Yakni, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Orang yang dimasukan dalam ODP ialah seseorang yang mengalami gejala demam dengan riwayat perjalanan ke negera yang terjangkit, dan lain sebagainya.

Puspa Dewi Digadang-gadang Jadi Nenek Tercantik, Miliki Cucu Pertama Foto-fotonya Seperti ABG

Sedangkan orang yang dimasukan dalam PDP adalah orang yang mengalami demam dengan suhu badan tinggi, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, serta memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved