Breaking News:

Info Kesehatan

Tak Perlu Keluarkan Banyak Uang, Gunakan Masker Alpukat Untuk Atasi Kulit Kering, Ini Cara Buatnya

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk merawat kesehatan wajah dan kulit. Salah satu caranya dengan menggunakan masker ke wajah kita.

Via alodokter.com
Ilustrasi masker alpukat 

-Pijat wajah secara perlahan-lahan dengan sisa masker. Bersihkan secara menyeluruh dengan handuk hangat.

 Minum Jus Strawberry Ternyata Bisa Kurangi Risiko Terkena Kanker & Katarak, Begini Penjelasannya

- Setelah menggunakan masker, Anda dapat memakai toner ringan atau pelembap.

Walau masker ini dipercaya dapat memaksimalkan manfaat alpukat karena tidak mengandung bahan kimia, tetapi ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan, yaitu:

-Alergi latex. Orang yang memiliki alergi serius terhadap bahan latex, yaitu bahan yang digunakan untuk kondom dan balon, biasanya juga mengalami gejala alergi serupa setelah mengonsumsi alpukat.

-Jerawat. Masker alpukat dapat menyumbat pori-pori, sehingga orang yang memiliki kulit berjerawat disarankan untuk menghindari pemakaian masker ini.

Prinsip Penggunaan Masker

Untuk mendapatkan hasil maksimal, penggunaan dan pengaplikasian masker pada wajah juga harus diperhatikan.

Perbedaan antara masker dan produk pembersih, salah satunya adalah dalam durasi pemakaian.

Masker harus didiamkan terlebih dahulu sebelum dibersihkan, agar kandungan di dalamnya meresap pada kulit.

Sementara produk pembersih digunakan dalam waktu lebih cepat, dan dapat langsung dibilas.

Sebaiknya, gunakan masker secukupnya, jangan menggunakannya setiap hari. Penggunaan setiap hari bisa membuat kulit stres dan meningkatkan sensitivitas kulit.

 Agung Hercules Meninggal Karena Sakit Kanker Otak, Inilah Gejala & Cara Pengobatan Kanker Otak

Selain digunakan sebagai masker, alpukat juga dapat dinikmati dengan cara memakannya.

Namun, mengonsumsi alpukat kerap ditakuti oleh mereka yang gemuk atau berisiko diabetes dan kolesterol tinggi. Sebenarnya alpukat rendah kadar gula.

Selain itu, walaupun alpukat tinggi lemak, tapi jenisnya adalah lemak baik yang dapat menurunkan kolesterol jahat, selama dikonsumsi dalam jumlah sedikit, yaitu 1 ons per hari. (Tribuncirebon.com/Mutiara Erlanti)

Penulis: Mutiara Suci Erlanti
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved