5 Fakta Baru Hubungan Sejenis Berbuat Tak Senonoh di Musala, Diduga Ada Unsur Paksaan pada Anak

Mereka yang sedianya akan ke Nagari Air Dingin, Solok mengaku tidak memiliki uang untuk melanjutkan perjalanan.

Editor: Mumu Mujahidin
shutterstock
Ilustrasi gay 

Mereka adalah EPS (23) dan ROP (13).

EPS adalah seorang pemuda pengangguran, sedangkan ROP adalah remaja putus sekolah.

Satu orang berinisal EPS kini ditetapkan sebagai tersangka.

Berikut empat fakta terkait kasus tersebut:

1. Menumpang menginap

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok AKP Deny Akhmad mengatakan, kedua pria tersebut awalnya meminta izin menumpang menginap di rumah ibadah.

Mereka yang sedianya akan ke Nagari Air Dingin, Solok mengaku tidak memiliki uang untuk melanjutkan perjalanan.

"Alasannya tidak memiliki uang dan hari sudah larut malam," katanya.

EPS dan ROP kemudian meminta izin bermalam di tempat ibadah itu.

Lantaran iba, pengurus musala pun mengizinkan keduanya bermalam.

Pasangan Muda Lakukan Hal Tak Senonoh di Musala, Sengaja Matikan Lampu, Pengurus Musala Marah Besar

2. Satu orang di bawah umur, ada unsur pemaksaan

Deny mengemukakan, satu di antara dua lelaki itu masih di bawah umur.

Ia adalah ROP yang berusia 13 tahun.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, EPS memaksa ROP melakukan hubungan sejenis di dalam musala.

EPS kini ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved