Maling Motor di Indramayu Ditangkap

Polisi Bongkar Cara Maling Motor di Indramayu Gasak Barang Incaran, Congkel Jendela Saat Malam Hari

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Hamzah Badaru menambahkan, pelaku melakukan aksinya pada tengah malam saat korban tertidur.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sebanyak 9 tersangka Curanmor saat digelandang di Mapolres Indramayu, Selasa (3/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Para tersangka Curanmor yang berhasil diringkus dalam Operasi Jaran Lodaya biasa beraksi dengan mencuri kendaraan yang berada di dalam rumah.

//

Hal tersebut terungkap saat konferensi pers yang digelar jajaran polisi di Mapolres Indramayu, Selasa (3/3/2020).

Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto didampingi Kasat Reskrim, AKP Hamzah Badaru mengatakan, total ada 10 sepeda motor dari berbagai merk yang dicuri oleh pelaku.

"Dalam Operasi Jaran ini ada 8 kasus yang dapat diungkap, dua di antaranya merupakan target operasi dan 6 lagi merupakan target tambahan, dengan jumlah total tersangka 9 orang," ujar dia kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa (3/3/2020).

Kesembilan tersangka itu adalah CRM (35), AGN (36), TYB (38), KSM (35), HLM (25), RWD (40), KDR (42), MKB (48), dan SLF (22), semua tersangka merupakan warga Indramayu.

"Tersangka diamankan di tempat berbeda, saat diamankan tersangka tidak melakukan perlawanan," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Hamzah Badaru menambahkan, pelaku melakukan aksinya pada tengah malam saat korban tertidur.

Dirinya menceritakan, para tersangka itu awalnya masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela.

Di sana mereka merusak kunci kontak sepeda motor lalu membawa kabur.

Para tersangka juga mencuri barang lainnya, seperti voucher belanja, jam tangan, handphone, dan lain-lain.

"Kemudian hasil barang curian itu dijual kepada para penadah," ucapnya.

Atas perbuatannya itu pelaku utama diancam Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara dan pelaku penadah diancam Pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved