Breaking News:

PAM Tirta Kamuning Meminta Maaf Kepada Pelanggan Soal Air Kotor, PAM Akan Minta Anggaran ke Pemda

Itu langsung dari mata air batu nganjut yang berada di kawasan lereng gunung ciremai, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Ripai - Tribun Cirebon
Direktur Utama PAM Kuningan Deni Erlanda saat sedang memperlihatkan video mata air yang keruh akibat belukar sisa kebakaran hutan lalu 

Laporan Kontributor Tribuncirebon.com, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pihak PAM Kuningan menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen atau pelanggan PAM.

Hal itu menyusul adanya laporan warga yang kecewa dengan pasokan air tidak bersih alias kotor.

"Khususnya pelanggan PAM daerah Cirendang dan perumahan Ciharendong, kami mohon maaf dengan pasokan air yang kotor, dan saya pastikan bahwa itu bukan bakteri atau baksil," kata Direktur Utama PAM Kuningan Deni Erlanda saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya, Senin, (2/03/2020).

Deni menyebutkan, pasokan air untuk pelanggan warga daerah Kelurahan Cirendang dan sekitarnya.

Itu langsung dari mata air batu nganjut yang berada di kawasan lereng gunung ciremai, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur.

Kotornya pasokan air yang terjadi akibat dari humus atau semak belukar sisa kebakaran hutan terbakar dulu. Sebab mata air disitu, bagaimana cuaca yang terjadi.

"Jika musim hujan seperti ini, debit air bertambah dari biasanya sebanyak tiga liter perdetik. Kalau di musim kemarau, debit air justru berkurang dan debit, atau di bawah tiga liter saja," ucapnya.

SBMI Indramayu Ungkap Fakta Di Balik Kematian TKW di Arab Saudi, Orangtua Selalu Diintimidasi

Hendak Kabur TKW Asal Indramayu Tewas Terjatuh Dari Lantai 4 Penampungan Agensi di Arab Saudi

Deni menceritakan, kawasan mata air itu memang merupakan warisan dari dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat.

Dalam peralihannya, persis terjadi pada tahun 2018.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved